oleh

Pemkab Tanggamus Gelar Apel Siaga Bencana

Harianpilar.com, Tanggamus – Pemkab Tanggamus menggelar apel siaga bencana, di lapangan utama Upacara Pemkab Tanggamus, Senin (13/01/2020) pagi.

Bertindak selaku Pimpinan Apel Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani SE, MM,  dan Komandan Apel Pama Polres Tanggamus Ipda Sukarjo.

Apel siaga bencana dihadiri Wakil Bupati Hi. AM. Safii, Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Dandim 0424/TGM Letkol Inf. Arman Aris Sallo, Sekda Tanggamus Hamid Heriansyah Lubis dan kepala OPD jajaran Pemkab Tanggamus.

Selanjutnya, jajaran Polres Tanggamus dan pesertanya adalah pleton regu TNI, TNI AL, Sat Pol Air, Polres Tanggamus dan gabungan Polsek jajaran, Pol PP, Basarnas, RAPI, Tenaga Kesehatan dan segenap ASN Pemkab.

Bupati Hj. Dewi Handajani dalam arahannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi dan penghargaan yang tulus atas dedikasi Forkompinda Tanggamus, TNI/Polri dan  jajaran Pemkab Tanggamus serta komunitas relawan se-Kabupaten Tanggamus juga berbagai instansi terkait selama ini.

“Saya meminta maaf dikarnakan saat terjadinya bencana alam ( banjir dan tanah longsor ) di Semaka saya sedang berada diluar kota. Saya ucapkan terima kasih kepada Forkompinda Tanggamus sebab peran serta dalam merespon dan menghadapi berbagai bencana di wilayah Tanggamus telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Peran para relawan juga dirasakan telah banyak membantu upaya pemerintah dalam menghadapi bencana yang menimpa Kabupaten Tanggamus,” Ujar Dewi Handajani.

Lanjutnya, Apel Siaga Bencana ini merupakan penjabaran dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri H. Muhammad Tito Karnavian, agar kita selalu siap dan waspada pada perubahan cuaca, iklim serta keselamatan warga yang menjadi prioritas.

“Jangan membuang sampah-sampah di Sungai dan got, apa lagi sampah plastik dikurangi dikarnakan jika buang sampah sembarangan dapat menyumbat saluran sehingga tidak lancar dan mengakibatkan banjir. Saya berharap untuk kedepannya pelaksanaan siaga bencana diharapkan lebih di tingkatan lagi,” ungkap Bupati.

Kabupaten Tanggamus sendiri terdapat 3 Kecamatan yang rawan terjadinya bencana alam banjir dan yaitu Semaka, Wonosobo dan Pematang Sawa.

“Diperlukan kesadaran masyarakat menumbuhkan meningkatkan kualitas lingkungan, terlebih pada masyarakat yang bermukim di daerah-daerah yang rawan banjir dan tanah longsor melalui sosialisasi maupun himbauan dalam penjagaan kelestarian lingkungan dan kesiapsiagaan masyarakat,” tegasnya.

Ditempat yang sama Kapolres AKBP Hesmu Baroto, mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapsiagaan baik itu personel maupun peralatan yang nantinya akan digunakan apabila terjadinya bencana alam kembali.

“Sehingga sinergitas antar instansi terlihat sangat jelas dan memudahkan koordinasi dalam hal penanganan apabila terjadinya bencana alam banjir kembali,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolres, dalam apel siaga bencana tersebut, Polres Tanggamus menerjunkan puluhan personel gabungan Polres dan Polsek.

“Untuk apel ini sendiri disprinkan personel gabungan sebanyak 83 personel,” pungkasnya.

Selanjutnya dalam kesempatan ini juga diperlihatkan peralatan untuk penanganan pertama terhadap korban bencana, sehingga dapat memberikan bantuan dengan cepat dan tepat sasaran sebelum tim kesehatan  sampai dilokasi bencana dan nyawa korban dapat terselamatkan. (Ron)

Komentar