oleh

Ratusan Satpol PP dan Damkar Tubaba Demo Tuntut Gaji

Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Ratusan tenaga honorer Satuan Polisi Pamong Praja (satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar aski unjuk rasa di kantor pemkab setempat, Senin (09/12/2019).

Para personel Pol PP dan Damkar itu menuntut gaji sejak bulan Januari 2019 hingga Desember segera dibayarkan.

Diketahui, dana gaji tenaga honerer Pol PP dan Damkar Tubaba dengan total Rp355 juta hilang dicuri.

Pencurian terjadi pada 15 Februari 2019 di dalam mobil bendahara Satpol PP Tubaba Manaf yang sedang diparkir di depan Foto Chopy Pulungkencana.

“Kami ingin tahu pasti apakah gaji kami satu bulan itu mau dibayar atau tidak,” kata Rudiyanto salah satu anggot Pol PP yang berunjuk rasa.

Para pendemo meminta Kasat Pol PP Tubaba Sujatmiko menjelaskan langsung terkait masalah tersebut. “Kami minta Kasat Pol PP menyampaikan langsung kejalasan masalah ini,” pintanya.

Koordinator aksi, Rodi mengatakan aksi mereka menuntut kejelasan dari pemerintah daerah terkait gaji mereka yang belum mereka terima selama satu tahun, sementara sekarang sudah mendekati pergantian tahun.

“Kami mau menanyakan perihal gaji yang belum keluar dari Januari 2019 hingga Desember 2019, sehingga dalam hitungan hari tahun ini akan segera berakhir. Untuk itulah kami menanyakan titik terang apakah gaji bulan satu itu masih ada harapan akan keluar apa tidak,” kata Rodi.

Sementara Kasat Pol PP setempat Sujatmiko belum dapat memberikan keterangan terkait aksi tuntutan anggotanya dengan alasan masih menunggu keputusan dari sekdakab setempat.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba Herwan Sahri mengatakan, pemkab tidak akan menganggarkan kembali untuk pembayaran gaji tersebut.

“Pemkab salah jika menganggarkan kembali uang itu. Persoalan ini sudah dirapatkan dengan DPRD  beberapa waktu lalu. Yang bersangkutan (mantan bendahara Sat Pol PP Manaf) siap mengganti kehilangan dana tersebut, jika sudah ada uang,” kata Herwan Sahri.

Dia mengimbau, para tenaga honorer Pol PP dan Pemadam Kebakaran lebih bijak menyikapi permasalahan tersebut.

“Ini murni musiba. Pelakunya juga sudah tertangkap dan menjalani hukuman di Rutan Kotabumi, Lampung Utar. Jadi saya minta untuk lebih bijak menyikapi masalah ini,” imbaunya. (Epriwan/Maryadi)

Komentar