oleh

Bupati Lambar Bagikan Sertifikat Program PTSL

Harianpilar.com, Lampung Barat – Bupati Lampung Barat (Lambar) Prosil Mabsus membagikan buku sertifikat lahan hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2019, untuk masyarakat di dua kecamatan: Waytenong dan Kecamatan Batuketulis.

Pembagian buku sertifikat tersebut dipusatkan di dua lokasi: Balai Pekon/Desa  Padangtambak, Kecmaatan Waytenong dan Balai Pekon Wayngison, Kecamatan Batuketulis, Rabu (04/12/2019).

Bupati mengatakan, program PTSL adalah bentuk kepedulian pemerintah pusat dalam memberikan perlindungan hukum berupa legalitas kepemilikan lahan kepada masyarakat.

“PTSL bukanya memberikan legalistas kepemilikan tanah, tapi juga diharapkan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Sertifikat lahan ini tentunya akan mempermudah investasi sebagai modal pendamping usaha,” kata bupati.

Dia berharap, masyarakat dapat memanfatkan bukti kepemilikan lahan tersebut sebagai mana mestinya.

Parosil mengatakan masyarakat yang mendapat sertifikat program PTSL tahun 2019 ini bagi mereka yang telah memenuhi persyaratan untuk didaftarkan dalam program terebut.

“Bagi warga yang tanahnya belum memiliki sertifikat dan berminat untuk membuat sertifikat agar menghubungi perangkat pekon setempat guna mendaftarkan tanahnya pada program itu,” katanya.

Kemudian, untuk mendukung program pemerintah pusat tersebut, Pemkab Lambar telah melakukan upaya kerjasama dengan kantor pertanahan Lambar, BRI dan lembaga keuangan yang ada di Kabupaten Lambar. Kerjasama itu berupa sosialisasi dan inventarisasi kepada calon peserta melalui kelompok masyarakat sebagai penanggung jawab lapangan agar pelaksanaan program PTSL menjangkau kalangan masyarakat atau kelompok sasaran.

Terpisah, dikatakan Kepala BPN Lambar Joni Imron, seritifkat yang dibagikan tersebut merupakan program tahun 2019. Dimana tahun ini jumlah sertifikat yang sudah digulirkan BPN Lambar untuk dua Kabupaten yakni Lambar dan Pesisir Barat (Pesbar) sebanyak 18 ribu sertifikat, 17.600 PTSL di Kabupaten Lambar dan Pesbar, 400 sertifkat Lintas Sektroal (Lintor).

“Pada tahun 2020 mendatang BPN Lambar-Pesbar kembali mendapatkan program PTSL 15 ribu sertifikat. Jadi menjadi kesempatan bagi pekon untuk dapat mengajukan pembuatan ke BPN,” ujarnya.

Warga setempat, menyampaikan terimaksih kepada pemerintah terutama Pemkab Lambar dan BPN maupun pihak Kelurahan Tugusari terkait PTSL tersebut. Pasalnya hanya dengan mengeluarkan dana sebesar Rp250 ribu warga dapat memperoleh buku sertifikat tanah.

“Dalam pembuatan sertifikat ini pihak panitia mengenakan biaya pembuatan Rp250 ribu, Rp200 ribu diberlakukan sesuai Surat Keputusan (SK) Tiga Menteri, dan Rp50 ribu untuk pembelian materai dan pembuatan patok. Karena itu kami sangat bertermakasih sebab kabarnya jika buat secara pribadi biayanya sangat mahal,” tandasnya. (Maryadi)

Komentar