oleh

Dana Desa Macet, Ribuan Aparat Desa Bergerak

Harianpilar.com, Lampung Utara – Ribuan massa dari Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Lampung Utara (Lampura) menggelar aksi demo di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Aksi massa itu guna mempertanyakan anggaran insentif aparat desa dan Dana Desa (DD) tahun 2019 yang belum sepenuhnya dibayarkan.

Sediktinya insentif aparat desa sudah 9 bulan belum dibayarkan dan ADD tahun 2019 baru terbayarkan 3 bulan, sementara sisanya belum jelas hingga kini.

Aksi para perangkat desa ini diawali dengan berkumpul di depan Swalayan Ramayana Kotabumi dan dilanjutkan ke Pemkab Lampung Utara.

Massa dipimpin masing-masing korlap dan koordinator Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK Apdesi) se-Kabupaten Lampung Utara.

Aksi tersebut menuntut agar hak intensif dan biaya operasional selaku kepala desa, sekdes, BPD, LPM, Kasi, Kaur, Kadus, TR, Karang Taruna, PKK dan lainnya selama 9 bulan ini agar dapat dibayarkan.

Edwar Syahputra, Ketua Apdesi Lampung Utara, mengatakan, pihak mempertanyakan insentif aparat desan dan DD yang belum sepenuhnya direalisasikan. “Kami menggelar aksi demo ke Pemkab Lampung Utara ini untuk mempertanyakan dana ADD dan hak kami yang belum terbayarkan selama 9 bulan ini, makanya kita hari ini menuntut kepastian pembayarannya tersebut,”imbuhnya.

Sementara itu, didepan ribuan peserta aksi, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Pemkab Lampura, Sofyan, kembali membuat janji baru bahwa mereka  akan membayar pada tahun 2020 mendatang.“Teknisnya bulan Januari, dibayar 4 bulan dan di Februari dibayar 5 bulan,” kata Sofyan.

Aksi massa ini sendiri dikawal ketat oleh ratusan personel kepolisian Polres Lampung Utara. Dan dibantu dari personel kepolisian Lampung Tengah, Lampung Barat dan Polres Tulangbawang Barat,  yang dipimpin langsung Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono. (Iswanto/Yoan/Maryadi)

Komentar