oleh

Kredibilitas Loekman Diragukan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kredibilitas Loekman Djoyosoemarto selaku orang nomor satu di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) diragukan.

Pasalnya, ditengah banyaknya keluhan warga soal jalan rusak, Bupati Lamteng ini justru sibuk dengan kegemarannya menunggangi mobil Off Road.

“Jelas ini sangat menyakitkan bagi warga masyarakat yang ada di Kabupaten Lamteng. Secara tidak langsung Bupati Loekman telah merusak mental warga masyarakat yang ada di Kabupaten Jejamo Wawai ini,” tegas Aktivis Sosial Lamteng, MA Muhammad Ersad, kemarin.

Politisi Partai Golkar Lamteng ini juga sangat menyesalkan dan menyayangkan atas sikap Bupati Loekman. Menurutnya, kegemaran Off Road Bupati Loekman sangat diluar nalar ditengah warganya yang teriak – teriak banyaknya infrasruktur jalan yang rusak.

“Ada hal yang lebih urgent untuk kepentingan warga masyarakat yang ada di Kabupaten Lamteng, Pak Loekman kok malah lebih mengedepankan hobinya, tapi bukan berarti off road tidak penting, mungkin untuk sebagian kalangan atau penggemar ini penting dan yang mesti saya pertegas lagi bukan off roadnya yang merusak mental, tapi Bupati Loekman secara tidak langsung telah merusak mental warga masyarakat yang ada di Kabupaten Lamteng,” ungkapnya.

Pak bupati kan simbol pemerintah Kabupaten Lamteng, tugasnya adalah membikin warga masyarakat Lamteng sejahtera. Sekarang bagaimana warga masyarakat ini bisa sejahtera kalau kondisi jalan atau infrastruktur di Lamteng ini banyak jalan yang rusak. Jalan ini kan akses dan jantung perekonomian, kalau jalanya rusak, jelek dan berlubang kan menghambat perekonomian di Lamteng. Kalau nanti perekonomian di Lamteng menjadi tidak stabil, kemungkinan besar ini berdampak pada keamanan yang ada di kabupaten Lamteng,” tambahnya.

Ditegaskannya lagi, bukan karna off roadnya tetapi waktu penyelenggaranya saja yang tidak pas atau belum tepat.

“Sebetulnya penyelenggaraan off road ini bisa dilaksanakan nanti, ada skala prioritas yang mestinya demi kepentingan orang banyak, demi warga masyarakat yang ada di Kabupaten Lamteng,” tukas Mantan Gubernur BEM Fisip Unila yang juga Mantan Ketua Umum HMI Cabang Bandarlampung ini.

Diketahui, Sabtu (30/11/2019) Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto terjadwal menghadiri acara offroad di Lapangan Karang Enda Kecamatan Terbanggibesar Lamteng.

“Saya yakin betul kegiatan ini di sponsori oleh Bupati Loekman, mirisnya di hari libur kerja pemerintah kabupaten Lamteng, terindikasi juga Bupati Loekman sengaja telah memobilisir para staf ahli bupati beserta istri, para asisten beserta istri, para kadis beserta keluarga, kaban, kabag beserta keluarga, instansi lain untuk hadir di acara tersebut di hari libur kerja, terindikasi juga semua memakai kendaraan dinas di luar kerja,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ketidakseriusan Bupati Loekman untuk mengurus mengenai banyaknya persoalan yang ada di kabupaten Lamteng perlu disikapi serius.

“Apalagi semua menyangkut kepentingan warga masyarakat, kita semua harus melakukan gerakan sebab sepertinya pak loekman ini anti kritik dan tidak mempedulikan masukan suara mayoritas, contoh saja soal anggaran infrastruktur yang sudah di kritisi banyak kalangan, ada pemotongan kan di situ untuk infrastruktur, infrastruktur itu kan utama dalam pembangunan karna ini berdampak pada perekonomian dan keamanan,” terang Ersad.

Jalan yang menghubungkan antar kabupaten dari Kampung Sendang Mulyo, Kecamatan Sendang Agung-Sri Rahayu, Kecamatan Banyu Mas, Kabupaten Pringsewu rusak parah.

“Jalan Sendang Mulyo yang menghubungkan Kabupaten Pringsewu kondisinya rusak parah,” kata Aris, warga Sendang Mulyo, Minggu (01/12/2019).

Bukan hanya itu, sedikitnya ada empat jembatan Kampung Sendang Asih-Padang Ratu kondisinya rusak parah. “Kami minta Bupati prioritaskan pembangunan akses jalan antar kabupaten,” tukasnya. (Ramona/Mar)

Komentar