oleh

Sekolah Cinta PKS, Wujudkan Cita-Cita Bernegara

Harianpilar.com, Bandarlampung – Puluhan tokoh pemuda dan masyarakat dari Kecamatan Teluk Betung Selatan, Teluk Betung Barat dan Teluk Betung Timur mengikuti kegiatan Sekolah Cinta Tanah Air yang diadakan oleh PKS Kota Bandar Lampung di Ruang Rapat Komisi DPRD Lampung, Minggu (24/11/2019).

Sekolah Cinta Tanah Air merupakan pintu masuk bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi Anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sekolah Cinta Tanah Air adalah rangkaian pendidikan yang harus ditempuh oleh masyarakat umum yang tertarik untuk menjadi Anggota PKS. “Sekaligus suplemen untuk menambah wawasan tentang konsensus-konsensus kebangsaan Indonesia dan platform pembangunan PKS” ungkap Ahmad Mufti Salim, Ketua Umum PKS Lampung yang didaulat menjadi narasumber Sekolah Cinta PKS

Ketua Fraksi PKS DPRD Lampung itu juga menyampaikan tentang tugas dan peran Anggota DPRD sekaligus menjelaskan platform pembangunanan PKS.

“Platform pembangunan PKS berangkat dari visi dan misi PKS. Visi PKS adalah
Menjadi partai pelopor dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” kata alumni Ponpes Krapyak Yogyakarta.

Menurutnya dalam visi PKS terdapat redaksi tentang menjadi pelopor dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia.

“Artinya secara serius PKS ingin ikut mewujudkan 4 (empat) cita-cita dan tujuan berbangsa dan bernegara Indonesia,” kata Mufti

Dia melanjutkan bahwa 4 cita-cita dan tujuan berbangsa dan bernegara terdapat dalam alinea 4 pembukaan UUD 1945 yakni pertama, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Kedua, memajukan kesejahteraan umum. Ketiga, mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ke-empat, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Artinya, ketika kita masuk menjadi Anggota PKS, seluruh elemen di PKS, baik Anggota Partai termasuk pejabat publik misalnya sebagai Anggota DPR/ DPRD dan kepala daerah secara otomatis punya tanggung jawab ikut mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegata,” ungkap Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia. (Ramona)

Komentar