oleh

Benih Jagung Dinas TPH Provinsi Lampung ‘Proyek Gagal’ Kembali Dianggarkan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Proyek pengadaan benih jagung yang menelan anggaran hingga Rp130 Miliar tahun 2018 dinilai proyek gagal oleh Komisi II DPRD Provinsi Lampung. Sebab merugikan petani, tidak tepat sasaran dan terindikasi menyimpang dalam penyalurannya. Anehnya, pada bulan ini kembali digulirkan proyek benih jagung dengan nilai puluhan miliar.

Dari penelusuran Harian Pilar, pada bulan November ini Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Provinsi Lampung menggulirkan pengadaan benih jagung menggunakan dana APBN sebagai tugas pembantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan).

Proyek itu adalah melaksanakan penyaluran fasilitas sarana budidaya Jagung Hibrida Varietas Umum 2 senilai Rp32,3 Miliar untuk 50.328 Ha.

Dan proyek melaksanakan penyaluran fasilitas sarana produksi budidaya Jagung Litbang senilai Rp10,6 Miliar untuk 19.672 Ha.

Pengadaan ini menggunakan sistem eprocesing, dan diketahui untuk benih sekitar 40 ribu Ha merupakan benih bisi, dan sisanya Bima.

Staf Bidang Pangan DTPH Lampung, Iwan, membenarkan adanya pengadaan benih lagi di bulan November ini.”Bisi hampir 40 ribuan jumlahnya. Mungkin yang laen pusat,” ujar Iwan saat dihubungi, Rabu (20/11/2019).

Disinggung benih Litbang pasok oleh Bima, Iwan mengatakan, selain bima bibit JH juga memasok benih Litbang.”JH juga Litbang,” ungkapnya.

(BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI KAMIS 21 NOVEMBER 2019). (Tim/Ramona/Maryadi)

Komentar