oleh

Sekda: ASN Harus Jadi Contoh Masyarakat

Harianpilar.com, Lampung Barat – Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta harus menjadi contoh bagi masyarakat di sekitar dengan menjalankan tugas dengan baik. Kemudian, menjaga disiplin dalam berbagai hal.

Demikian disampaikan Sekkab Lampung Barat Akmal Abduk Nasir saat mengambil sumpah dan janji 82 PNS Pemkab Lampung Barat di aula Kantor Bappeda, Selasa (19/11/2019). Ke-82 PNS itu terdiri 6 dari OPD, 17 penyuluh, dan sisanya guru gugus depan.

Akmal mengungkapkan seorang PNS harus mampu mensyukuri telah diterima menjadi PNS, salah satunya selain melaksanakan tugas sebagai PNS dengan baik juga harus displin termasuk dalam berpakaian. Seorang PNS juga harus menjadi contoh bagi masyarakat terutama para guru.

Sekkab berpesan agar para guru harus mampu menguasai ilmu teknologi (IT) komputer. Apalagi zaman sekarang anak-anak saja sudah pintar IT. jika guru tidak menguasai IT, bagaimana bisa mengajar dengan baik.

“Para penyuluh juga dituntut mampu mengoperasikan laptop. Sebab di zaman ini usulan program untuk petani pun sudah menggunakan IT. Jika tidak, petani akan ketinggalan,” tukasnya.

Dia meminta guru-guru untuk bermasyarakat serta lebih peduli dengan anak didiknya. Artinya, bukan hanya sekadar melaksanakan tugas mengajar saja akan tetapi seorang guru juga harus memiliki rasa peduli dan melindungi anak didiknya dari hal-hal yang berbahaya.

Akmal juga meminta agar sumpah dan janji itu tidak hanya sekadar diucapkan di bibir saja akan tetapi harus diterapkan dan dihayati. Dia berharap setelah diambil sumpah dan janji ini ada perubahan dalam diri saudara terutama dalam pelaksanaan tugas-tugas pokok dan fungsi saudara sebagai aparatur sipil negara (ASN) yaitu dengan cara pelayanannya ke depan akan lebih baik dan optimal lagi.

“Peran ASN sangatlah besar untuk menentukan keberhasilan pelaksanaan pemerintahan agar terciptanya pelayanan prima kepada masyarakat. Alasannya adalah karena aparatur sipil negara merupakan penggerak birokrasi pemerintahan, baik itu Pemerintah Pusat maupun pemerintah daerah,” ujarnya.

Selain itu, peran aparatur sipil negara (ASN) ke depan adalah sebagai fasilitator dengan mengedepankan pelayanan publik yang baik, cepat, tepat, dan profesional. Hal ini merupakan keharusan bagi ASN.

Selama ini pelayanan publik terkesan lambat, berbelit-belit, kurang akomodatif dan diskriminatif serta tidak profesional. Korupsi, kolusi dan nepotisme yang tesstruktur hampir merambah  di seluruh strata dalam pelaksanaan pemerintahan. Di samping itu juga lemahnya pemahaman aparatur akan perkembangan teknologi serta kurangnya sarana dan prasarana merupakan sebagai pemicu kelemahan aparatur.

“Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang bertangung jawab, maka setiap aparatur sipil negara wajib mengangkat sumpah dan janji menurut agama dan kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

Sementara Sekretaris BKPSDM Bernaria mengatakan tujuan sumpah janji ASN ini adalah dalam rangka membina ANS yang bersih jujur dan sadar akan tanggung jawab sebagai unsur aparatur dan abdi negara.

“Kami berharap sumpah ini menjadi landasan ASN untuk mengabdikan diri kepada pemerintah dan masyarakat, hingga bermanfaat dan beguna dalam memajukan kabupaten ini,” kata dia. (Doni)

Komentar