oleh

Kebakaran, 6 Kios Pasar Simpang Prapau Rata dengan Tanah

Harianpilar.com, Lampung Utara Kebakaran di pasar kembali terjadi di Kabupaten Lampung Utara. Sebanyak 6 kios pasar tradisional di wilayah simpang Propau, Desa Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara (Lampura) rata dengan tanah lantaran dilahap si jago merah, Rabu (30/10/2019) sore.

Kapolsek Abung Selatan Polres Lampung Utara, AKP Sukimanto membenarkan peristiwa tersebut.

Dia mengatakan peristiwa kebakaran tersebut bermula dari salah satu kios yang berada di pasar setempat sekira pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi yang melihat kejadian tersebut, api berasal dari kios milik Subarno. Diduga api berasal dari percikan pembakaran sampah yang ada di belakang kios milik Subarno.

“Kios itu terbuat dari papan dan di dalam kios terdapat banyak plastik (barang sembako), sehingga menyebabkan api cepat merambat,” kata AKP Sukimanto.

Warga yang elihat peristiwa tersebut, langsung melapor ke warga lain. Dalam hitungan menit warga berhamburan ke lokasi kejadian dengan menenteng peralatan seadanya. Sebagian warga lainnya melaporkan atas kejadian tersebut ke petugas.

Api baru dapat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran yang dibantu oleh warga tersebut setelah dua unit Mobil Damkar tiba di lokasi.

Akibat kejadian kebakaran itu, kata AKP Sukimanto, sedikitnya ada 6 unit kios telah rata dengan tanah.

Ke enam unit kios tersebut diantaranya milik Subarno, kios milik Aris yang menjual makanan kering, kios malik Yus yang berjualan klontongan, ruko milik Herman yang menjual sosis, kios Edi penjual parut kelapa, dan toko plastik milik ibu Baron.

“Atas musibah tersebut kerugian korban untuk sementara diperkirakan mencapai seratusan juta rupiah, beruntung dalam musibah ini tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Sedikitnya ada 6 los pasar yang telah hangus sebelum api berhasil dipadamkan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Lampung Utara belum bisa dikonfirmasi.

Sebelumnya kebakaran juga terjadi di kawasan pasar Kotabumi yang menghabiskan sedikitnya enam kios pasar setempat. (Iswant/Yoan/Maryadi)

Komentar