oleh

Bravo 5 Harap Jokowi – Amin Fokus Sektor Ekonomi dan SDM

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden hari ini Minggu (20/10/2019) di gedung MPR-DPR RI, harus dijadikan momentum untuk memutar roda pemerintahan agar lebih terarah, tentunya sesuai dengan visi dan misi kedua pasangan tersebut.

Ketua Bidang Ekonomi DPP Bravo 5, Andi Desfiandi, mengatakan, Jokowi – Amin harus lebih fokus di sektor ekonomi, karena pelambatan ekonomi dunia yang semakin memburuk akan berpengaruh terhadap ekonomi nasional, sehingga pemerintahan ke depan harus lebih fokus pada sektor ekonomi..

Kefokusan pemerintahan tersebut diantaranya peningkatan peran BUMN yang harus bersinergi dengan swasta nasional dan sektor UMKM.

Mendorong peningkatan industrialisasi berdasarkan sektor yang bisa meningkatkan PDB serta penciptaan lapangan kerja.

“Peningkatan ekspor produk high end dan pengurangan impor, hal tersebut dalam rangka mengurangi devisit neraca pembayaran,” terang 75 top eksekutif muda tahun 1995/1996 versi warta ekonomi ini.

Pemerintah juga harus menciptakan dan meningkatkan industrialisasi potensi desa, melalui pemberdayaan Bumdes dan Bumades.”Selain sektor ekonomi, pemerintahan ke depan harus fokus pada sektor pembangunan sumberdaya manusia yang unggul dan memiliki karakter bangsa, itu dibutuhkan dalam rangka menghadapi kompetisi global yang semakin ketat yang dan disrupsi akibat revolusi industri 4.0,” kata mantan rektor dua periode IBI Darmajaya ini.

Peningkatan daya saing Indonesia sangat dibutuhkan melalui peningkatan kualitas SDM bangsa dan kualitas produk-produk nasional.

“Untuk mengimplementasikan hal-hal tersebut, maka dibutuhkan kabinet kerja jilid dua yang memiliki kompetensi dan kualitas eksekusi yang mumpuni sesuai visi-misi pemerintahan ke depan, selain kabinet kerja jilid dua, juga dibutuhkan tim kerja dibawah jajaran kabinet yang memiliki kualitas mumpuni dalam mengeksekusi dan agar tercipta sinergitas pemerintahan didalam menjalankan program-program presiden kedepan,” tegas Ketua Lembaga Perekonomian NU Provinsi Lampung ini. (Rls/Sifa)

Komentar