oleh

Daftar Penjaringan Golkar, Firmansyah Flashback 17 Tahun Silam

Harianpilar.com, Bandarlampung – Bakal calon walikota Bandarlampung, Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc. mengambil berkas penjaringan di Kantor DPD II Partai Golkar setempat, Selasa (08/10/2019). Saat pengambilan berkas, Firmansyah flashback mengenang dirinya pertama kali masuk dunia politik.

“Rasanya bahagia terharu. Saya flashback ingat 17 tahun yang lalu saat saya melangkahkan kaki pertama kali di kantor ini (Kantor DPD II Partai Golkar Bandarlampung, red). Dan saya harus akui siapa yang melahirkan di dunia politik adalah partai golkar,” akuinya.

Dirinya juga mengenang pertama kali masuk Partai Golkar tahun 2002 diajak oleh seniornya Riza Mihardi. “Jadi pada saat itu ketuanya Kyai Riza dan sekretaris Bang Azwar Yacub. Dengan proses dinamika yang cukup panas,” kenangnya.

Setelah masuk Partai Golkar, lanjut Firman, dirinya diusulkan untuk menjadi calon legislatif (caleg) pada pemilu 2004. “Pada saat itu dapat nomor urut dua dibawah Bang Barlian Mansyur. Alhamdulillah saat itu sistem pemilihan masih menggunakan sistem nomor urut. Persaingan belum saling sikut menyikut seperti saat ini. Jadi kebetulan di dapil saya dapat dua kursi. Dan alhamdulillah kursi keduanya itu saya,” kenangnya panjang lebar.

Usai menjadi anggota DPRD Bandarlampung, dirinya diminta untuk maju sebagai caleg DPRD Provinsi Lampung dapil Bandarlampung pada pemilu 2009 oleh Ketua Partai Golkar Lampung saat itu M. Alzier Dianis Thabranie.

“Selesai 2014. Saya memutuskan untuk off dari dunia politik. Dan fokus ke dunia pendidikan. Dan alhamdulillah sekarang terpanggil lagi untuk kembali terjun ke dunia politik dengan ikut konstetasi pilwakot bandarlampung untuk menjadi bakal calon walikota,” paparnya.

Menurutnya, kedatangannya ke Partai Golkar Bansarlampung selain untuk mengambil berkas penjaringan juga momentum untuk menyambung silaturahmi.

“Dan ini kesempatan saya untuk menyambung silaturahmi. Karena setelah saya vacum dari dunia politik sejak 2014, kurang lebih lima tahun, meski sering berjumpa tapi tidak pernah secara langsung dan khusus datang ke kantor ini. Dan dengan menyambung silaturahmi ini insya allah bisa menghasilkan berkah yang bermanfaat,” ungkapnya.

Rektor Darmajaya ini juga mengaku optimis dapat diusung sebagai calon walikota dari Partai Golkar.

“Optimis bisa diusung partai. Tapi kita serahkan kepada Allah SWT dan partai, siapapun yang diusung partai semoga dapat memberikan kontribusi bagi partai dan membangun kota bandarlampung,” ujarnya.

“Saya berharap, ibu saya dapat mengusung saya sebagai calon walikota bandarlampung. Tapi sekali lagi semua balik lagi kepada berita. Karena yang pasti partai punya pertimbangan, penilaian jadi kita serahkan kepada partai,” pungkasnya.

Sementara itu, Tim Penjaringan Balon Walikota dan Balon Wakil Walikota Bandarlampung, Agus Sulaiman mengatakan, sampai saat ini sudah empat kandidat yang mendaftar sebagai balon walikota Bandarlampung.

“Pertama Rycko Menoza, kedua Amin Fauzi AT, ketiga Riza Mihardi, dan terakhir Firmansyah. Untuk Firmansyah, dia mengambil sendiri langsung. Sedangkan tiga lainnya diwakilkan LO-nya,” terangnya.

Usai pendaftaran, lanjut Agus, tahapan selanjutnya adalah verifikasi berkas dilanjutkan rapat pleno diperluas sebelum diserahkan ke DPD I Partai Golkar Lampung. Namun, dirinya memastikan kandidat yang tidak melengkapi berkas tidak dapat mengikuti tahapam selanjutnya.

“Nanti di DPD I dilakukan fit and proper test. Dan nanti semuanya kiat serahkan ke DPP pusat untuk siapa ya g akan direkomendasi menjadi calon walikota dari Partai Golkar,” tukasnya. (Ramona)

Komentar