oleh

Indikasi Pelanggaran HGU SGC Bertambah

Harianpilar.com, Bandarlampung – Indikasi pelanggaran sejumlah syarat Hak Guna Usaha (HGU) PT. Sweet Indo Lampung semakin bertambah. Selain praktik pembakaran tebu dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang sudah empat tahun diduga tak direalisasikan, anak perusahaan Sugar Group Company (SGC) itu juga diduga tak mengizinkan pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV oleh PLN (Persero) dilahan HGU-nya. Sebab, SUTT itu hingga kini belum dibangun.

Padahal pembangunan SUTT itu salah satu syarat wajib perpanjangan HGU. Dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 87/HGU/KEM-ATR/BPN/2017 tentang Perpanjangan Hak Guna Usaha PT. Sweet Indo Lampung, diktum ke 2 huruf (b) menyebutkan penerima perpanjangan Hak Guna Usaha wajib mendukung pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kv Seputih Banyak-Menggala oleh PLN (Persero) diatas tanah yang diberikan Hak Guna Usaha tersebut.

Hal itu menambah daftar indikasi pelanggaran syarat perpanjangan HGU PT. SIL.   Sebelumnya juga diberitakan, anak perusahaan PT. Sugar Group Company (SGC) itu telah melakukan pratik pembakaran di perkebunan tebu itu, dan sudah empat tahun diduga tidak menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada warga sekitar.  Padahal, dua hal itu menjadi syarat penerbitan SK perpanjangan HGU.

Dari dokumen yang diperoleh Harian Pilar, terdapat SK Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 87/HGU/KEM-ATR/BPN/2017 tentang Perpanjangan Hak Guna Usaha PT. Sweet Indo Lampung, diktum ke 2 huruf (i) disebutkan penerima perpanjangan HGU dilarang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar.

Kemudian, pada diktum 2 huruf (a) berbunyi penerima HGU wajib tetap melaksanakan tanggungjawab sosial dan lingkungan (CSR) sebagaimana surat pernyataan PT. Sweet Indo Lampung tertanggal 29 Juni 2016 sesuai dengan ketentuan surat edaran Kepala Badan Pertanahan nasional RI Nomor 5/SE/VI/2014. (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI HARI KAMIS, 19-SEPTEMBER-2019)

Komentar