oleh

Kampung Bakti Nengara Gelar Musrenbang

Harianpilar.com, Waykanan – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung merupakan kelanjutan dari musyawarah tingkat dusun (Musrendus).

Tujuannya adalah untuk merumuskan hasil usulan dari masing – masing dusun,dan diprioritaskan dengan mentitik beratkan asas manfaat dari pembangunan yang  sangat dibutuhkan masyarakat, juga didasari jumlah Dana Desa pada disektor pembangunan fisiknya.

Penjelasan ini disampaikan Kepala Kampung Bakti Nengara, Kecamatan Baradatu Waykanan Abadi Nginting dalam agenda Musrenkam yang digelas berapa waktu lalu di kantor kampung setempat.

Dikatakanya Dana Desa untuk fIsik tahun 2019 senilai Rp740 juta. Jumlah tersebut merupakan dasar untuk menetukan arah pembangunan yang diriorisakan, dengan tidak mengabaikan usulan pembangunan lainya. Sehingga, pembangunan yang dilaksanakan setiap tahunnya mengacu pada pembangunan bersinambungan.

“’Karena suber dana kita terbatas, sementara usulan dari masing – masing dusun  sangat banyak. Kita ambil kebijakan pembangunan yang dilaksanakan secara bersenambungan,” imbuhnya.

Dia mencontohkan pada tahun 2019 ini ada 10 sumur bor yang diminta masyarakat, paling yang bisa penuhi baru 2 sampai 3 buah dulu, dan lainya tahun yang akan datang.

Dijelaskan Abadi, pada intinya kami sangat berterima kasih atas masukan dari masyarakat Bakti Negara yang dituangkan dalam usulan masing – masing dusun. Walaupun belum bisa terkafer semua, tapi yakilah pembanguan yang dilaksanakan dari Dana Desa dilakukan berkelanjutan dan cepat atau lambat semua usulan tersebut akan terealisasi semua sesui aspirasi masyarakat.

Camat Baradatu diwakili sekretaris Kecamatan Gunawan mengatakan  Musrenkam yang dilaksanakan ini merupakan tindak lajut dari musren tingkat dusun. Selajutnya usulan tersebut diprioritaskan asas manfaatnya sangat dibutuhkan masyarakat, sebangai mana arahan  Bupati Waykanan, sehingga pembangunan yang diasilkan tidak sia- sia atau mubazir. (AN)

Komentar