oleh

Lagi, Proyek Disdik Tuba Diduga Sarat Penyimpangan

Harianpilar.com, Tulangbawang – Setelah beberapa proyek konsultan milik Dinas Pendidika (Disdik) Tulangbawang (Tuba) yang terindikasi menyalahi ketentuan, kini giliran proyek pengadaan barang dan jasa bernilai miliaran yang kondisinya serupa.

Sejumlan proyek bernilai miliaran diduga kuat metode pengadaan menyalahi peraturan presiden (perpres) nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa. Dalam perpres ini pasal (1) ayat (40) dan (41) disebutkan pengadaan Langsung Barang/ Pekerjaan Konstruksi/ Jasa Lainnya adalah metode pemilihan untuk mendapatkan Penyedia Barang/ Pekerjaan Konstruksi/ Jasa Lainnya yang bernilai paling banyak Rp200.000.000(Dua ratus juta rupiah).

Kemudian dalam pasal (3) menyatakan pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa melalui Penyedia dilakukan melalui aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dan sistem pendukung. Artinya pelaksanaan Pengadaan Langsung dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan SPSE, sebagaimana pelaksanaan seperti tender/seleksi/e-purchasing, hal ini gun mendukung pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah secara efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil dan akuntabel. (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI HARI SENIN, 02-SEPTEMBER-2019)

Komentar