oleh

Pembunuh Ayah dan Anak Berkeliaran di Lampung

Harianpilar.com, Jakarta –¬†Terduga pelaku pembunuhan yang membakar seorang ayah dan anak di dalam mobil di daerah Sukabumi ternyata masih berkeliaran di Lampung dan tengah dikejar oleh pihak Kepolisian. Polda Metro Jaya dan Polda Lampung bekerja sama melakukan pengejaran.

Seperti diketahui wanita asal Jakarta berinisial EK diduga menyewa empat eksekutor untuk membunuh suami dan anaknya, lalu membakar di dalam mobil di daerah Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/06/2019).

“Polda Metro Jaya akan bekerjasama dengan Polda Lampung untuk mengejar para eksekutor bayaran otak pelaku pembunuhan ini,” tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto.

Nantinya, tim pengejaran dari Polda Metro Jaya akan dipimpin oleh Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian.”Pengejaran dipimpin Kasubdit Jatanras,” ujarnya seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (27/08/2019)

Sebelumnya, terjadi pembunuhan yang diduga didalangi oleh seorang wanita berinisial EK. Dia menyewa empat pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa suami dan anaknya. Mereka adalah lain ECP alias Pupung Sadili (54) dan MAP alias Dana (23). Keduanya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobil di Jalan Raya Cidahu-Parakansalak, Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu lalu (25/08/2019).

Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan mulanya EK meminta Pupung datang ke kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pupung lalu tiba bersama Dana.”EK membayar eksekutor untuk menghabisi suaminya dengan cara memancing kedua korban datang ke rumahnya di Lebak Bulus lalu dihabisi oleh empat eksekutor,” ucapnya.

Setelah itu, empat eksekutor yang telah disewa EK menghabisi nyawa Pupung dan Dana. Empat pembunuh bayaran bersama EK kemudian membawa kedua korban ke Sukabumi untuk dibakar.”Setelah mati EK dan GK membawa mayat kedua korban ke Sukabumi dan membakarnya,” Jerry.

Sejauh ini, Polres Sukabumi sudah menangkap EK dan anaknya, GK. GK sendiri merupakan anak tiri dari Pupung atau saudara tiri dari Dana yang menjadi korban pembunuhan. (cnni/Maryadi)

Komentar