oleh

Kepala SDN 1 Tulusrejo Tekankan Disiplin Kerja

Harianpilar.com, Lampung Timur – Penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas sangatlah terkait erat dengan keberhasilan peningkatan kompetensi dan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan tanpa mengabaikan faktor-faktor lainnya seperti sarana dan prasarana serta pembiayaan.

Karena, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan sangat ditentukan oleh peran kepemimpinan. Kepala sekolah sebagai pemimpin di lembaganya, maka kepala sekolah harus mampu membawa lembaga ke arah tercapainya tujuan yang telah di tentukan.

Dengan penuh disiplin kerja, rasa tanggungjawab, dan kesabaran sebagai tenaga pendidik, di tangan ES Yudaningsih, S.Pd sebagai kepala SDN 1 Tulusrejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) tampak ada perubahan yang terjadi di sekolah tersebut.

“Pada tahun 2014 tepatnya tanggal 20 Mei, saya dipercaya untuk menjadi kepala SDN 1 Tulusrejo dan jumlah muridnya sangat memperhatikan hanya 66 murid, bahkan sekolah terancam ditutup. Namun dari hasil kerja keras bersama para dewan guru yang ada disini dengan penuh disiplin. Rasa tanggung jawab, dan kesabaran membuahkan hasil yang sangat baik, saat ini sekolah mengalami peningkatan jumlah murid tahun 2019 ini menjadi 101 murid,” kata dia, Senin (19/08/2019).

Dikatakannya, disiplin yang baik mencerminkan besarnya rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Hal ini mendorong gairah kerja, semangat kerja, dan mendukung terwujudnya tujuan yang baik.

Selain itu, peran guru dan tugas guru secara umum adalah sebagai pendidik dan pengajar yang bertanggung jawab terhadap perubahan karakter setiap muridnya dan sebagai guru harus memiliki kesabaran dalam mengajar murid, karena bukan hanya upah yang di cari bagi seorang guru, melainkan panggilannya menjadi seorang guru yang mau mendidik para murid hingga menjadi cerdas,mau membagi ilmu yang dimiliki kepada para murid seharusnya patut selalu dihargai.

Untuk itu sambungnya, pembelajaran di sekolah akan efektif jika seluruh murid dalam proses belajarnya merasa senang, dan tentu saja ini didapatkan oleh murid jika sekolah dapat menyajikan pembelajaran yang menyenangkan.

Sekolah menyenangkan bukan berarti semua fasilitas yang mewah di sekolah tentunya, namun kreatifitas dalam pembelajaranlah yang akan menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman bagi murid untuk belajar dan pada akhirnya peningkatan efektifitas (hasil guna) dari seluruh rangkaian proses pembelajaran di sekolah akan dapat diraih. (CAN).

Komentar