oleh

Usut Proyek ‘Bobrok’ Kemenag Tubaba

Harianpilar.com, Bandarlampung – Terkuaknya sejumlah proyek milik Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulangbawang barat (Tubaba) yang kondisinya sudah mengalami kerusakaan dinilai harus diusut oleh penegak hukum. Sebab, rendahnya kualitas proyek itu mengindikasikan pengerjaan yang tidak sesuai ketentuan.

Proyek Kemenag Tubaba tahun 2018 yang kondisinya sudah mengalami kerusakan cukup parah itu adalah Pembangunan RKB MIN 1 Tulangbawang Barat dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp433.500.993 tendernya dimenangkan oleh CV. Putri Menggala dengan penawaran Rp429.165.995 hanya turun Rp4,3 juta atau 0,9 persen dari HPS. Kemudian, proyek Rehab Berat Ruang Kelas MAN 1 Tulangbawang Barat dengan HPS Rp271.692.374 tendernya dimenangkan oleh CV. Go 90 dengan penawaran Rp256.083.952 turun Rp15,6 juta atau 5,7 persen dari HPS.

“Proyek yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan tapi sudah mengalami kerusakan cukup parah seperti itu menunjukkan kualitasnya rendah, itu patut diduga akibat pengerjaan yang tidak sesuai ketentuan dan perencanaan. Sebab tidak mungkin perencanaan sebuah proyek dibuat dengan kualitas untuk bertahan hanya dalam beberapa bulan saja,” ujar Tim Kerja Institute on Corruption Studies (ICS), Apriza, saat dimintai tanggapanya, Selasa (13/08/2019).  (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI HARI RABU, 14-AGUSTUS-2019)

Komentar