oleh

Pasca Terbakar, Bupati Lampura Tinjau Gedung SMPN 1 Sungkai Selatan

Harianpilar.com, Lampung Utara – Bupati Lampung Utara (Lampura), H. Agung Ilmu Mangkunegara, didampingi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dinsdikbud) kabupaten setempat, meninjau gedung SMP Negeri 1 Sungkai Selatan Kabupaten Lampura, Senin (12/08/2019).

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Ragem Tunas Lampung ini didampingi Kasi Sarana dan Prasarana, Akwan Hadi, Kasi SMP, Merlyn Sofia, KUPTD Pendidikan Sungkai Selatan, dan Plt Kepala SMP Negeri 1 Sungkai Selatan, Sutiono meninjau satu gedung milik sekolah yang telah ludes dilalap si jago merah.

Bupati Lampung Utara (Lampura), H. Agung Ilmu Mangkunegara meminta kepada Disdikbud agar segera membangun kembali kerusakan atas bencana kebakaran tersebut. Hal ini agar proses kegiatan belajar mengajar (KBM) pada siswa tidak terganggu.

Kemudian, kepada pihak sekolah, Bupati Lampura menghimbau agar lebih hati-hati dan mewaspadai agar hal serupa tidak terulang kembali.

“Kejadian ini merupakan pelajaran, dalam artian pihak kepala sekolah, guru dan penjaga sekolah lebih waspada agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Disdikbud Lampura, Toto Sumedi melalui Kasi SMP, Merlyn Sofia di dampingi Kasi Sarana dan Prasarana, Akwan Hadi, berjanji bahwa pihaknya akan menjamin pelaksanaan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di SMP Negeri 1 Sungkai Selatan akan tetap berjalan.

“Sembari menunggu perbaikan, Disdikbud akan menjamin KBM akan berjalan seperti biasa, sedangkan terkait buku yang terbakar, itu ternyata banyak buku kurikulum KTSP 2006 yang sudah tidak terpakai sebab SMP Negeri 1 Sungkai Selatan dari tahun 2017 telah menggunakan K13,” kata Merlyn. (Hapidz)

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Sungkai Selatan, Sutiono, adapun satu gedung milik sekolah yang telah terbakar terdiri dari empat ruangan, yakni, Perpustakaan, ruang Pramuka dan dua ruang kelas.

Gedung SMPN 01 Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara ludes dilalap si jago merah Minggu (11/08/2019) sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam waktu dua jam si jago merah berhasil melululantakan 4 ruang kelas.

Anggota Polsek Sungkai Selatan, Aipda. K Jamal mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat konsleting listrik pada gedung bagian perustakaan. Sebab kata dia, di Gedung Perpustakaanlah aliran arus listrik titik awal KWH, kemudian api merembet ke gedung sekretariat Pramuka

“Ya kebakaran diperkirakan berasal dari konsleting listrik pada gedung Perpustakaan. Kejadian diperkirakan pukul 19.30 WIB, habis sholat isya,“ ujar Aipda K. Jamal yang sedang piket malam ini di Polsek Sungkai Selatan, Minggu (11/08/2019).

Ditempat yang sama Rendi Apriyadi salah satu siswa kelas IX, asal Desa Gedung Ketapang, yang saat itu berada di lokasi menceritakan bahwa hal seperti konsleting listrik sering kali terjadi, akan tetapi tidak sampai terjadi kebakaran.

“Yang terbakar Perpustakaan, Gudang Seragam, kelas VIII 1 dan kelas VIII 2 memang di perpustakaan sering terjadi konsleting listrik, karena sekitar seminggu yang lalu juga pernah terjadi konslet, tapi tidak sampai keluar api, ” ungkapnya.

Kebakaran yang terjadi sejak pukul 19.30. hingga 21.22, tersebut akhirnya dapat di padamkan setelah tim pemadam kebakaran datang.

Anggota Polres Lampung Utara bersama Unit Damkar Sat Pol PP Kabupaten Lampung Utara membantu memadamkan kobaran api yang menganga.

Kebakaran yang meludeskan satu ruangan perpustakaan dan dua ruang belajar terjadi sekira pukul 20.30 wib semalam baru bisa dipadamkan sekitar pukul 22.00 wib”, ujar Kapolres Lampura melalui, Iptu Zen Pawas Polres Lampung Utara saat memimpin olah TKP di lokasi.

Lanjut Zen, sumber api diduga berasal dari konsleting listrik di salah satu kabel instalasi di bangunan perpustakaan sekolah tersebut. Api bermula dari ruang Perpustakaan, kemudian merambat ke kelas VIII.2 sampai dengan kelas VIII.1 mengakibatkan ketiga lokal tersebut habis terbakar semalam.

“Dugaan sementara api berasal dari konsleting arus listrik yang berasal dari meteran di ruangan Perpustakaan dan kerugian diperkiraan mencapai Tujuh ratus ribu rupiah”, ungkap Iptu Zen.

Selain membantu padamkan api personil Polres Lampung Utara dan Polsek Sungkai Selatan langsung mengamankan aset dan barang-barang berharga milik Sekolah, dan menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan penjarahan, dan mengatur Lalin, unit INAFIS juga langsung melakukan Identifikasi dan olah TKP dan pasang Police Line. (iswant/yoan)

Komentar