oleh

Pulau Tegal Mas milik Thomas Rizka ‘Dimanja’ Pemprov, Disorot KPK

Harianpilar.com, Bandarlampung – Polemik perizinan atas berbagai aktivitas di Pulau Tegal Mas masih terus berlanjut. Menariknya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terkesan ‘memanjakan’ pengelola Pulau Tegal Mas dengan berupaya menerbitkan perizinan dalam waktu cepat, tapi disisi lain Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dan sejumlah kementerian justru melakukan penyegelan dermaga penyeberangan Sari Ringgung menuju kawasan wisata Pulau Tegal Mas milik Thomas Riska tersebut.

Beberapa waktu lalu, Pelaksana Tugas (Plt). Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Lampung, Fahrizal Darminto, menyatakan Pemprov Lampung akan mempercepat perizinan Pulau Tegal Mas, bahkan Farizal menargetkan perizinan Tegal Mas akan diselesaikan dalam waktu sepekan.”Sesuai arahan Gubernur bahwa pemerintah harus melayani perizinan dengan cepat. Ini hari Rabu, kemungkinan besok (Kamis) pemilik Tegal Mas akan melengkapi kelengkapan izin tersebut, seeprti peta dan memasukkan usulannya. Senin atau Selasa mendatang kita bahas,” ujar Fahrizal dihadapan sejumlah wartawan usai menggelar raoat terkait perizinan diruang rapat Sekdaprov Lampung, Rabu 3 Juli lalu.

Sikap sebaliknya justru ditunjukkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Sejak awal KPK sudah bersikap tegas terhadap masalah Pulau Tegal Mas, beberapa waktu lalu KPK telah memasang plang penyegelan di Dermaga penyeberangan ke Pulau Tegal Mas. Namun, plang itu dirusak oleh oknum tak bertanggungjawab. Terbaru, KPK bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang kembali melakukan penyegelan dermaga penyeberangan Sari Ringgung dan kawasan wisata Pulau Tegal Mas sampai semua kewajiban perizinan dan pajak dipenuhi. (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI HARI RABU, 07-AGUSTUS-2019)

Komentar

News Feed