oleh

Konsep Ibukota Negara Dari Bappenas Dinilai Bernuansa Amerika dan Utopis

Harianpilar.com, Bandarlampung – Konsep pembangunan Ibukota Negara (IKN) baru yang diwacanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mendapat kritik tajam. Selain cenderung meniru Amerika dan minim nuansa ke-Indonesia-annya,  konsep the forest city dinilai sebagai konsep utopis alias bagus dalam gambaran namun sulit dilaksanakan.

Ketua Pusat Study Kota dan Daerah (PSKD) Universitas Bandar Lampung (UBL), IB. Ilham Malik, mengaku sangat terkejut ketika membaca dan melihat desain atau konsep desain dari pusat pemerintahan baru Republik Indonesia yang dibahas dalam Dialog Nasional III Pemindahan Ibu Kota Negara di Kantor Bappenas.”Keterkejutan saya terletak pada konsep desain-nya yang sama sekali tidak menunjukkan nafas dari desain yang ada di Indonesia. Ketika saya melihat site plan dari pusat pemerintahan baru itu, saya seolah-olah dibawa ke negeri Amerika. Karena desainnya menunjukkan nafas atau semangat yang sama dengan apa yang ada di negeri itu,” ujar Doktor lulusan The University of Kitakyushu Jepang ini.

Seharusnya, lanjut Ilham, ketika melihat site plan pusat pemerintahan republik Indonesia, maka bisa dirasakan nafas dan semangat ke-Indonesia-annya. “Betul memang, di tengah pusat kota itu ada penanda yaitu ada Tugu Pancasila. Tetapi dia tidak betul-betul menunjukkan pancasilanya,” tandas Ilham. (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI HARI SENIN, 05-AGUSTUS-2019)

Komentar

News Feed