oleh

Polda Didesak Usut Anggaran Bimtek Desa Mesuji

Harianpilar.com, Mesuji – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung didesak mengusut anggaran bimbingan teknis (Bimtek) seratus kepala desa (Kades) Se-Mesuji yang menelan anggaran Rp7,5 juta/desa atau total sekitar Rp750 juta. Sebab, ada kecenderungan penggunaan anggaran tersebut mengabaikan prinsif efektif, efensien, dan kepatutan sehingga membuka potensi penyimpangan. Apa lagi pelaksanaannya diduga kuat kurang dari jadwal yang ditentukan yakni tiga hari.

Selain diduga pelaksanaanya kurang dari tiga hari, Bimtek yang digelar di salah satu holtel di Bandarlampung pada 28 Juni 2019 lalu ini, hanya menggunakan 50 kamar untuk 100 peserta dan total anggaran yang dihabiskan hanya sekitar Rp100 juta.”Bimtek Mesuji kemarin mereka ambil paketnya nggak Full, jadi mereka dengan jumlah peserta 100 pake 50 kamar dan sudah termasuk semua biaya mereka cuma kena biaya Rp100 juta,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, baru-baru ini.

Baca Juga : Bimtek Sehari, Kades di Mesuji Habiskan Ratusan Juta

“Dalam penggunaan Dana Desa termasuk untuk bimbingan teknis perlu mengedepankan prinsif efektif, efesien dan kepatutan. Jika tidak maka akan membuka celah penyimpangan. Jika benar bimtek itu hanya satu atau dua hari, padahal jadwalnya seharunya 3 hari maka jelas jadi masalah. Dan itu cenderung mengabaikan prinsif efektif dan efensien itu,” ujar Tim Kerja Institute on Corruption Studies (ICS), Apriza, saat dimintai tanggapanya, Kamis (11/07/2019). (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI HARI JUMAT, 12-JULI-2019)

Komentar