oleh

Kepala SDN 1 Jati Indah Diduga Pecat Siswa

Harianpilar.com, Lampung Selatan  – Kepala SDN 1 Jati Inda, Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) diduga memecat salah seorang siswa Afdal Dias Irianto.

Pemecataran siswa kelas 5  tersebut tanpa alasan yang jelas. Bahkan surat peringatan belum pernah sekolah keluarkan.

Ny. Yuli , ibu  Afdal Dias Irianto mengatakan anaknya memeng terbilang nakal. Tapi apa iya, anaknya harus dipecat begitu saja.

“Saya memeng pernah dipangil dua kali ke sekolahan. Pada panggilan yang ke dua, saya langsung dikasih surat pemecatan.  Didalam surat tersebut tidak mencantumkan alamat sekolah yang dituju. Saya bingung dan hanya bisa menangis,” cetusnya, di rumahnya belum lama ini.

Beberapa hari kemudian, dia  menuju SDN 1 Jati Indah dengan menenteng surat pemecatan dari SDN 1 Jati Indah. Sesampai di SDN 1 Jati Indah surat tersebut dipermasalahkan, karena tidak ada alamat sekolah yang dituju.

Beruntung, pihak sekolah masih memberi toleransi. Ibu Yulis hanya disuruh untuk meminta surat keterangan alasan pemecatan anak ke empat pasangan Yuli dan Sutopo.

Tuli pun meminta surat sebagaimana yang diminta SDN 2 Jati Indah sebagai perlengkapan persyaratan pindah.

Lebih lanjut Yuli mengatakan ibarat kelapa dalam satu janjang tidak mungkin jadi semua. Pasti ada yang jatuh. “Siapa sih orangnya yang kepingin punya anak nakal. Bagimana kalau anaknya guru nakalnya seperti itu kemudian dipecat. Bagaimana perasaannya coba,”ucapnya.

Karena salah satu tugas guru di sekolah yakni mendidik anak agar lebih baik, bukan malam dibuang.

Sutopo  mengatakan kendatipun terbilang nakal, tapi nilai raportnya bagus-bagus. Kemudian, ngajinya juga rajin. Bahkan beberapa surat-surat pendek banyak yang hafal.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Jati Indah Sarijo menyangkal kalau dirinya telah memecat salah seorang siswa.

Dia mengakan itu bukan memecat, tapi pindah sekolah dengan alasan Afdal Dias Irianto anaknya nakal dan susah dibina. “Untuk menyelamatkan ratusan siswa, lebih baik membuang satu anak,” cetusnya.

Ketika ditanya surat pemecatannya tidak mencantumkan alamat sekolah tujuan, dia mengelak. “Didalam surat itu tercantum alamat sekolah yang dituju. Itu arsipnya ada,” tukasnya.

Mengenai surat yang diminta SDN 2 Jati Indah, Sarijo mengatakan surat yang diminta untuk memindahkan nomor induk siswa nasional (NISN), bukan surat alasan sekolah memecat siswa. (mar)

Komentar

News Feed