oleh

Selain Dibawah Bayangan Stunting, Pengadaan Randis Bupati Lamteng Diduga Sarat Masalah

Harianpilar.com, Bandarlampung  Selain mengundang keprihatinan karena dilakukan saat Lampung Tengah (Lamteng) masuk dalam wilayah dengan masalah stunting yang cukup tinggi, ternyata pengadaan kendaraan dinas (Randis) operasional Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto yang menelan anggaran hingga Rp2,3 Miliar juga terindikasi bermasalah. Indikasi penyimpangan itu terjadi mulai dari spesifikasi kenderaan hingga metode pengadaan yang digunakan.

Spesifikasi kenderaan itu diduga kuat menyalahi peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) No 7 tahun 2006 tentang standarisasi sarana dan prasarana kerja pemerintah daerah. Sementara, metode pengadaanya yang menggunakan sistem lelang umum bukan e-katalog juga penuh tanda tanya mengingat
mobil operasional dinas bupati merupakan kenderaan standar dengan fasilitas standar yang sudah diproduksi atau diperjualbelikan secara luas.

Dari penelusuran Harian Pilar, diketahui pengadaan kenderaan dinas operasional bupati Lamteng menelan anggaran Rp2,3 Miliar menggunakan dana APBD Lamteng tahun 2019. Pengadaan randis ini melalui sistem Lelang Umum (bukan e-katalog) dan tendernya di menangkan PT. Astra Interenasional TBK. TSO dengan penawaran Rp 2.295.850.000,00 hanya turun Rp4.150.000 dari HPS.

Dengan besaran anggaran itu dan pemenangnya PT. Astra Internasional, maka bisa diketahui produk PT. Astra Internasional yang harganya paling mendekati besaran anggaran itu adalah mobil jenis Toyota Land Cruiser (LC) tipe VX-R dengan spesifikasi mesin 4.461 CC dan 8 silinder. Spesifikasi ini jelas terindikasi menyalahi Permendagri No 7 tahun 2006 tentang standarisasi sarana dan prasarana kerja pemerintah daerah. Didalam permendagri itu point 4 tentang kenderaan dinas disebutkan kenderaan perorangan dinas bupati/walikota satu unit jeef dengan kapasitas silinder maksimal 3.200 CC dan satu unit sedan dengan kapasitas silinder maksimal 2.500 CC. (BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI HARI RABU 20-MARET-2019)

Komentar

News Feed