DPMPTSP Mesuji Sosialisasikan IMB

Harianpilar.com, Mesuji –¬†Melemahnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nampaknya membuat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mesuji terus melakukan sosialisasi IMB Baperlahu, Rumah Tinggal.

Sosialisasi itu dilakukan agar masyarakat mengetahui dan sadar bahwa IMB sangat penting.

Kepala DPMPTSP Mesuji Hanung Nugroho mengatakan, sosialisasi ini agar masyarakat mengetahui bahwa IMB sangat penting. Selain itu, proses pengurusan IMB bisa langsung kekantot Camat meskipun saat ini sudah diatur dalam Permendagri nomor 04 tahun 2010 tentang pedoman pelayanan administrasi terpadu kecamatan.

“IMB ini adalah kewewenangan Camat, sesuai Keputusan Mendagri nomo 238 tentang petunjuk tenis pelayanan administrasi terpadu kecamatan. Artinya DPMPTSP hanyalah pengawasan administrasi sedangkang kewewenangan untuk mengeluarkan IMB adalah Camat,”tegas Hanung

Dikatakan Hanung, sosialisasi ini tentunya agar masyarakat paham, dimana Paten merupakan pelayanan penyelenggaraan publik dikecamatan yang proses pelayanan dimulai dari permohonan sampai tahapan terbitan dokumen dilakulan dalam sutu tempat melalui loket pelayanan kecamatan.

“Tujuan sosialisasi ini agar masyarakat memahami bahwa tidak semua jenis perizinan menjadi kewewenanngan DPMPTSP karena sebagian sudah dilimpahkan melalui perbub nomor 45 thn 2016 tentang sebagaian kewewenamgan bupati dibidang perizinan dan non prizinan kepada Camat,”imbuhnya.

Lebih dalam dikatakan Hanung, sosialisasi ini tentunya kita harapkan agar pelayanan dikecamatan dapat berjalan efektip dan efisien sehingga good lokar gopermem dapat terwujud dengan baik.

“Yang jelas, kita harapkan kepada pihak kecamatan dapat segera membentuk pelayanan publik standar oprasional prosedur serta persyaratan teknis lainnya sesuai dengan permendagri yang dimaksud,”tegas Hanung.

Sebab, lanjutnya, Standar redribusinya diperda nomor 05 tahun 2012 tentang redribusi tertentu. Dan disitu yang menentukan besar kecilnya dan ditentukan oleh Dinas PU yang nantinya akan disetorkan langsung oleh permohon ke kas daerah melalui bank yang ditunjuk.

“Sosialisasi IMB ini tentunya untuk peningkatan PAD, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang prizinan. Yang jelas, selain IMB perizinan lainnya sudah digratiskan,” tegasnya.

Sosialisasi di Kecamatan ini tentunya sesuai dengan dasar pembinaan yang diatur dalam permendagri nomor 138 tahun 2017 tentang penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu daerah. Dimana diatur dalam pasal, 5 ayat 2 hurf a. Dan ayat 4 tentang pembinaan yrknis pelayanna administrasi terpadu sebagai sebagai dimaksdu ayat 2 huruf dilakukann oleh DPMPTSP. (Sandri/Mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *