AMP PUPR Lampung Diduga Kemalingan dan Disewakan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung memiliki Asphalt Mixing Plant (AMP) di Jalan Soekarno Hatta. Namun, sejumlah alat AMP itu diduga dicuri. Dari informasi yang di himpun, AMP itu selama ini diam-diam disewakan untuk pengerjaan proyek jalan tol trans Sumatera  (JTTS).

Masalah ini mencuat setelah jajaran Polsek Panjang menemukan sejumlah komponen AMP di gudang  tidak terpakai saat patroli di Jalan Soekarna – Hatta, baru-baru ini.

Selain itu, polisi juga menyita mobil pick warna Nopol  BE-9646-EO dan membawa dua orang yang berada di lokasi tersebut ke Polsek Panjang.

“Kami masih menunggu surat pembuktian atas mesin-mesin tersebut dari Dinas PUPR Lampung,” kata Kanit Reskrim Polsek Panjang, Ipda Hasanusi, seperti dilansir fajarsumatera.com.

Kepala Sub Bagian Umum Dinas PUPR  Lampung, Dzikri, saat dikonfirmasi soal penyewaan alat berat itu untuk proyek JTTS terkesan menghindar. Berulang kali ditanya soal itu, Dzikri selalu mengelak dengan menyuruh wartawan datang ke kantornya.”Kekantor sajalah, biar jelas,” ungkapnya.

Saat kembali ditanya soal itu, Dzikri tetap tidak menjawab dan menyuruh wartawan datang ke kantornya. Sementara, Dzikri sendiri saat ditanya apakah sedang dikantor, ternyata tidak.”Saya dirumah ada acara keluarga,” kilahnya.(Maryadi)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *