Pemira UIN Raden Intan Ricuh

Ricuh- pemilihan raya (pemira) Univeritas Islam Negeri (UIN) Raden Intan berlangsung ricuh, terlihat mahasiswa saling lempat kursi dalam potongan video yang beredar luas di masyarakat.

Harianpilar.com, Bandarlampung –¬†Pemilihan raya (Pemira) untuk memilih Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung berujung bentokantar mahasiswa. Bentrokan ini dipicu oleh dugaan adanya kecurangan dalam proses pemira tersebut.

Keciruhan yang terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ini membuat mahasiswa yang mengantri untuk menyalurkan hak pilihnya berhamburan, mahasiswa terlihat saling lempar kursi dan batu. Dari informasi yang di himpun, akibat kericuhan ini terdapat beberapa mahasiswa mengalami luka-luka.

Bahkan, kepolisian yang berada di lokasi terpaksa mengluarkan tembakan peringatan untuk merendam gejolak mahasiswa itu. Namun, kericuhan masih terus berlangsung. Bahkan, video kericuhan ini beredar luas di masyarakat.

Rektor UIN Raden Intan,Prof.Mukri, berulang kali dihubungi ponselnya selalu dalam keadaan tidak aktif. Sementara, Humas UIN Raden Intan, Hayatul Islam, membenarkan adanya kericuhan saat berlangsungnya pemilihan raya.

Namun kericuhan tersebut sudah selesai, setelah kedua belah pihak melakukan mediasi dengan pihak Rektorat.

Dalam mediasi tersebut mahasiswa meminta pemilihan ulang, karena ada dugaan kecurangan dari pihak pemenang. Sehingga pihak kampus memutuskan untuk menghentikan sementara pemilihan tersebut.(Maryadi)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *