Bawa Senpi Rakitan, Pemuda Dicokok Polisi

ilustrasi

Harianpilar.com, Tulangbawang – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulangbawang berhasil mencokok FA als MA (17), merupakan pemuda warga Tiyuh/Kampung Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat, yang kedapatan membawa sejata api rakitan saat sedang berpesta miras di warung tuak di Kampung Tri Dharma Wira Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang kemarin malam (27/11/2018).

Kasat Reskrim AKP Zainul Fachry, SIK mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, pelaku ditangkap hari Selasa malam sekira pukul 21.00 WIB, di salah satu warung yang beralamat di Kampung Tri Dharma Wira Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang.

“FA als MA yang berprofesi buruh, merupakan warga Tiyuh/Kampung Indraloka Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulangbawang Barat,” tutur AKP Zainul. Rabu (28/11/2018).

Pelaku FA als MA merupakan TO (target operasi) orang pada pelaksanaan Operasi Waspada Krakatau 2018, yang sedang di gelar oleh Polres Tulangbawang dan Polsek Jajaran.

“Pelaku ditangkap oleh petugas kami saat sedang berpesta miras di warung tuak, saat dilakukan penggeledahan ditemukan senpi rakitan jenis revolver berikut 2 butir amunisi aktif call 5,56 mm, yang diselipkan oleh pelaku dipinggang kanannya, selanjutnya pelaku berikut BB (barang bukti) langsung dibawa ke Mapolres Tulangbawang,” papar AKP Zainul.

Untuk diketahui bersama, pelaku sudah 2 kali melakukan tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polsek Banjar Agung dan semuanya telah dilakukan upaya diversi oleh penyidik Polsek.

“Saat ini pelaku sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Tulangbawang dan akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951, tentang larangan kepemilikan senpi illegal. Dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun,” tandas AKP Zainul. (Rizal)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *