BBPOM kembali Temukan Kosmetik Palsu

Kepala BPOM, Syamsuliani (Tengah) saat sidak di Mall Bumi Kedaton Bandarlampung, Senin (04/06/2018).

Harianpilar.com, Bandarlampung – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung (Balam) masih banyak menemukan kosmetik palsu yang beredar di pasar tradisional dan mall.

Untuk itulah, BBPOM memberi peringatan kepada warga agar berhati-hati dalam membeli dan memilih kosmetik.

Sebab, dalam berbagai razia yang digelar BBPOM masih banyak ditemukan kosmetik palsu yang beredar di pasar tradisional dan mall.

Kepala BBPOM Bandarlampung, Syamsuliani mengatakan sangat penting mengetahui bahaya kosmetik tanpa ijin edar, karena bisa menimbulkan berbagai penyakit. Mulai dari kulit melepuh hingga menyebabkan penyakit kanker. “Pada dasarnya orang ingin memiliki wajah yang enak dipandang, sayangnya banyak belum mengetahui bahaya kosmetik dan percaya terhadap iklan. Masyarakat milenial harus menjadi pelopor agar jangan mudah percaya terhadap testimoni,” kata Syamsuliani pada kegiatan Kampanye Cerdas Mengunakan Kosmetik untuk generasi milenial di Mall Boemi Kedaton, Bandar Lampung, Senin (01/10/2018).

Kegiatan ini, sambung dia, merupakan upaya BBPOM dalam meningkatkan dan mencerdaskan masyarakat karena pentingnya kesadaran masyarakat tentang bahaya penggunaan kosmetik.

“Kita tidak mau para konsumen terutama kawula muda menjadi korban produk palsu. Karena jika produk palsu atau tanpa izin edar dipakai secara rutin akan mengakibatkan berbagai penyakit,” tandasnya.

Sementara, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Lampung, Theresia Sormin mengatakan, kegiatan ini merupakan sebagai bentuk informasi kewaspadaan terhadap kosmetik pada generasi muda. Menurutnya, seiring perkembangan jaman kebutuhan manusia bertambah, salah satunya kebutuhan kosmetik.

“Di era digital yang mudah terpapar informasi dan promosi kosmetik, namun sayangnya keamanan tersebut belum tentu benar. Maka kita butuh keterangan BBPOM tentang kosmetik yang aman, hingga masyarakat terutama remaja bisa memilih dengan cerdas mana kosmetik yang berbahaya dan tidak,” tandasnya.

Dalam kegiatan kampanye tersebut hadir juga Direktur Pengawasan Kosmetik Arustiyono yang didaulat menjadi narasumber pada acara tersebut. Untuk diketahui, pada razia yang dilakukan sejak 9 – 17 Juli lalu, BBPOM menyita ribuan kosmetik palsu dan ilegal dari beberapa mall di Bandarlampung, Metro dan Lampung Tengah.

Kosmetik palsu ini memakai merek yang sudah akrab bagi konsumen. Seperti Vaseline Rosy Lips, Lipstick Revlon (palsu), Naked Lips Gloss, Pond’s Face Powder (bedak), masker muka merk Rorec, lipstik NYX, dan penyegar wajah merek Etude. Totalnya, ada 439 jenis kosmetik dan 4.914 kemasan dengan total nilai sebesar Rp127.646.360. Jumlah ini jauh meningkat dari hasil penertiban yang dilakukan tahun 2017 yang lalu. (mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *