Pansus Berencana Panggil Paksa Nyonya Lee

Bambang Suryadi

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pansus money politics (politik uang) DPRD Provinsi Lampung mempertimbangkan untuk melakukan pemanggilan paksa Vice President PT. Sugar Group Campany (SGC), Purwanti Lee alias Nyonya Lee. Pemanggilan secara paksa itu bakal dilakukan jika Nyonye Lee terus mangkir dari panggilan pansus.

Anggota Pansus politik uang, Bambang Suryadi, mengatakan, pihaknya tengah mempelajari UU terkait pemanggilan paksa. Pasalnya, persoalan itu masuk diantara ranah politik dan hukum. “Ini kita sedang membahas perubahan tatibnya. Dan kebetulan saya ketua pansus perubahan tatibnya. Dan jika tatib memperbolehkan untuk pemanggilan paksa, ya kita akan hadirkan paksa, ” ujarnya di ruang kerjanya, Senin (30/07/2018).

Sekretaris Komisi I DPRD Lampung ini juga menyayangkan sikap Nyonya Lee yang tidak pernah proaktif dengan memenuhi pemanggilan hearing dengan pansus money politic. “Dia (Nyonya Lee, red) kan warga negara Indonesia, punya usaha di Lampung, harusnya dia ini proaktif dong atas pemanggilan ini. Jangan sampai pansus men-justice bahwa benar faktanya di publik benar adanya money politic selama Pilgub Lampung ini,” ungkapnya.

Anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung ini juga menyampaikan, jangan sampai ketidakdatangan Nyonya Lee menghambat kinerja pansus yang sudah bekerja selama ini. “Program kerja Pansus sudah direncanakan oleh seluruh anggota. Jangan sampai pansus merekomendasikan suatu hal yang tidak melalui hasil klarifikasi, sehingga menimbulkan jastifikasi terhadapnya,” tegas Calon Anggota DPR RI dapil Lampung II ini.

Wakil Ketua DPD PDIP Lampung Bidang Organisasi ini menjelaskan bahwa dalam satu-dua hari ke depan, internal pansus akan melakukan koordinasi.

Disampaikannya, sebagai ahli di bidang hukum, akan memberi masukan kepada seluruh anggota Pansus untuk pemanggilan paksa Bos SGC itu. “Jika ada (aturan) pemanggilan paksa, kita akan lakukan itu. Kita minta bantuan ke beberapa pihak, agar tugas pansus selesai dan ada hasil. Jangan menggantung, karena kita kerjanya ini ada kesimpulan,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Pansus Money Politics DPRD Lampung, Mingrum Gumay mengatakan, pihaknya menjadwalkan akan memanggil kembali Nyonya Lee pada Selasa (31/07/2018). Selain Nyonya Lee, lanjut Mingrum, pihaknya juga akan memanggil Barlian Mansyur, Tim Paslon, dan Bawaslu Lampung.

“Ini pemanggilan kedua untuk Nyonya Lee dan pemanggilan ketiga bagi Barlian Mansyur, ” kata Sekretaris DPD PDIP Lampung ini. (Ramona/Maryadi )

 

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *