Dua Saksi Tolak Tandatangani Hasil Rekapitulasi Pilgub

KPUD Pesawaran menggelar sidang pleno di Musium Transmigrasi Lampung, Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan, Rabu (4/07/2018) kemarin.

Harianpilar.com, Pesawaran – Dua saksi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tidak mau menandatangani hasil rekapitulasi sidang pleno yang digelar KPUD Pesawaran di Musium Transmigrasi Lampung, Desa Bagelen Kecamatan Gedongtataan, Rabu (4/07/2018) kemarin.

Kedua saksi tersebut paslon nomor urut 1 (Ridho-Bachtiar) dan saksi paslon nomor urut 2 (Herman HN-Sutono)

“Kami sengaja tidak mendatangani berita acara hasil pleno ini. Yang kita lakukan ini merupakan perintah pimpinan,” ucap Ahmad Yani salah seorang saksi dari cagub no urut 1 yang kemudian diamini juga oleh Sumarsono saksi dari Cagub no urut 2.

Menanggapi permaslaahan tersebut, Ketua KPUD Pesawaran, Aminudin mengatakan, meskipun dua saksi dari pasangan no urut 1 dan 2 ini tidak menandatangani berita acara hasil pleno, menurutnya tidak akan mempengaruhi hasil penghitungan tersebut.
“Siapapun saksi itu boleh tidak menandatandatangani hasil berita acara pleno ini. Itu hak saksi dan itu tidak ada pengaruh dengan hasil pleno yang kita lakukan. Sedangkan terkait alasanya, silahkan tanya langsung ke mereka ,” seru Aminudin di sela-sela sidang pleno, seraya menegaskan, dari hasil pleno ini nantinya akan dikirim langsung ke KPUD Provinsi guna dirapatkan dan diplenokan.

Sementara saat ditanya terkait tingkat partisipasi pemilih untuk Kabupaten Pesawaran, Amin menjelaskan mengalami kenaikan hingga 3 persen lebih dari jumlah partisipasi sewaktu Pilkada Pesawaran 2015 lalu.

“Untuk Pilbup 2015 lalu, 70,39 persen sedangkan di pilgub ini mencapai 73,9 lebih jadi naik menjadi 3 persen. Sedangkan terkait ada beberapa persen yang tidak memilih itu lantaran mereka merupakan warga yang bekerja di luar Pesawaran ” Terangnya.

Amin menambahkan, barometer keberhasilan pemilu adalah ketika minat pemilih dimasyarakat itu tinggi. Dan sekedar diketahui, dari jumlah DPT 321.074 orang, berdasarkan hasil rekapitulasi KPUD pesawaran suara sah 232.102 suara, sedangkan suara tidak sah 3709 suara. Dengan total Jumlah suara sah dan jumlah suara tidak sah 235811 suara.

Pasangan calon Gubernur nomor urut 1 Ridho-Bachtiar unggul dari tiga paslon lainnya.

Total keseluruhan hasil Pleno rekapitulasi perhitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 Kabupaten Pesawaran, dari jumlah Daftar Pilih Tetap (DPT) 321.074 dan dari 925 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar diwilyah pesawaran, untuk perolehan suara paslon nomor 1 memperoleh 74.259, nomor urut 2 memperoleh suara 70.239, nomor urut 3 memperoleh suara 70.900, sedangkan nomor urut 4 hanya memperoleh suara 16.704. (Fahmi)

 

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *