Mencuri, Warga Branti Dicokok Polisi

Harianpilar.com, Metro – Lantaran tertangkap basah mencuri Ram Komputer di warung internet (warnet) Zeva Net Kecamatan Metro Barat, warga Desa Branti Raya RT 01 RW 01 Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan berinisial RR (20) dicokok Polisi.

RR menggasak dua RAM masing masing 2 GB dan 4 GB, yang terpasang di CPU komputer yang ia rental.

Karena gerak-gerik yang mencurigakan, saat saat berada di Zeva Net  tersangka RR dipantau terus oleh penjaga warnet tersebut lewat CCTV.

“Emang saya suruh anak buah saya yang jaga buat mantau dia lewat sistem dan cctv. Soalnya dari awal dia datang saya sudah curiga dengannya. Jadi saya punya grup WhatsApp khusus pemilik warnet. Nah di grup itu video dia sudah tersebar saat mencuri di salah satu warnet di Bandarlampung,” jelas Putut, pemilik warnet Zeva Net, Senin (02/07/2018)

Lebih lanjut, Putut menceritakan kronologis kejadian pencurian tersebut. Tersangka RR mengambil RAM itu sekira pukul 05.30 WIB. Dia masuk warnet saya itu sekira pukul 17.00 WIB. Lalu dia ambil paket tiga jam, terus lanjut paket begadang. Jadi semalaman dia ada di situ. Yang lebih bikin curiga itu, dia sering bolak-balik ke kamar mandi. “Kemungkinan dia baca situasi kan, makanya bolak-balik. Dia bikin member, jadi bisa ganti-ganti komentar tanpa harus nunggu waktu rental abis. Awalnya pas dia bongkar komputer saya ga tau karena saya ada di kamar mandi. Pukul 06.00 WIB saya cek cctv baru dia ketahuan,” tuturnya.

Lanjutnya ,setelah terpergok lewat cctv, tersangka RR pun ketika ditanya tidak mengaku. “Setelah kita tahu dia ambil RAM kan kita samperin, dia ga mau ngaku. Di cctv keliatan dia simpan di saku belakang celananya RAM itu.

“Kita periksa dan benar RAMnya ada, Kemudian langsung kita bawa ke Polsek kita laporin polisi,” jelas Putut.

Kapolsek Metro Barat AKP Sumarno membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sedikitnya ada sekira 15 tempat yang pernah dicurinya.

“Emang bener, tersangka RR ini memang maling spesialis RAM. Dia maling RAM sudah tiga bulan ini. Sampai saat ini dari pengakuannya tempat yang pernah dia curi ada lima titik di Kota Metro dan sepuluh titik di Bandarlampung,” tegasnya.

Akibat ulahnya tersebut, tersangka RR terancam tujuh tahun kurungan penjara. “Karena dia ini mencuri dengan pengerusakan, jadi kita kenakan pasal curat, yaitu pasal 363 KUHP , dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,”tegas AKP Sumarno. (Zuli)

 

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *