Sekab Waykanan Pimpin Rakor Pembentukan Pokja PUG

Sekretaris Kabupaten Waykanan, Saipul, saat memimpin rapat koordinasi pembentukan Pokja PUG, di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Senin (14/05/2018).

Harianpilar.com , Waykanan – Kelompok kerja Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan strategi alternative bagi usaha pencepatan tercapainya kesetaraan gender.

Sekretaris Kabupaten Waykanan, Saipul, saat memimpin rapat koordinasi pembentukan Pokja PUG, di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Senin (14/05/2018).

Dia mengatakan bahwa pengarusutamaan gender merupakan salah satu strategis pembangunan nasional yang dituangkan dalam Instruksi Presiden Nomor 09 Tahun 2000. Dalam isi Instruksi Presiden tersebut menekankan tentang pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) selain itu dalam Permendagri Nomor 15 Tahun 2018 yang mengatur tentang sistem kelembagaan PUG di kabupaten/kota.

Ia menjelaskan karena nuansa kepekaan gender menjadi salah satu landasan dalam penyusunan dan perumusan strategi, struktur dan sistem dari suatu organisasi atau institusi dan menjadi bagian dari nafas budaya didalamnya.

Pengarusutamaan gender sebagai strategi alternatif mewujudkan kesetaraan gender dalam masyarakat untuk mencapai kesetaraan dan keadilan gender melalui perencanaan dan penerapan kebijakan yang berperspektif gender pada organisasi dan institusi. Kesetaraan gender merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap pemberdayaan perempuan.

Untuk itu sesuai dengan intruksi Bupati tentang PUG agar pokja dapat melaksanakan pengarusutamaan gender guna terselenggaranya perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi atas kebijakan dan program  pembangunan daerah yang berprespektif gender sesuai dengan bidang tugas dan fungsi serta kewenangan masing-masing, ungkapnya.

Saipul berharap agar semua pengambil kebijakan diseluruh OPD dapat menindaklanjuti program pembangunan nasional untuk percepatan pengarusutamaan gender melalui kelompok kerja yang sudah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati Waykanan dan nantinya bahan-bahan dokumen yang sudah dilapokan setiap semester akan dilanjutkan ke Gubernur Lampung. (An)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *