Ridho Gelar Wayang Kulit Semalam Suntuk di Lamteng

Calon Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo menerima wayang dari ki dalang pada wayang kulit semalam suntuk di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhatul Huda, Purwo Sari, Padang Ratu, Lampung Tengah (Lamteng), Sabtu (14/4/2018).

Harianpilar.com, Lampung Tengah – Sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat, Bakal Calon Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menggelar wayang kulit semalam suntuk di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudhatul Huda, Purwo Sari, Padang Ratu, Lampung Tengah (Lamteng), Sabtu (14/4/2018).

Pagelaran wayangan yang bertujuan sebagai sarana silaturahmi itu diharapkan dapat menyerap aspirasi masyarakat.
Calon gubernur Nomor Urut 1 ini bergurau dengan mengatakan, bahwa masyarakat khususnya para petani di Lampung Tengah begitu rajin dalam bekerja.

“Tadi waktu saya jalan kesini, saya liat jalan kabupatennya banyak berlubang, mungkin karena para petani disini rajin-rajin menyangkul sawahnya, meleber-meleber, sampai jalan ikut di cangkul gitu,” canda Ridho yang disambut gelak masyarakat.

Calon Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, diminta untuk tetap melanjutkan program jalan mantap bahkan menyentuh ke kabupaten/kota.

Warsito, warga Desa Purwosari, mengakui, saat ini banyak kondisi jalan yang sudah diperbaiki, terutama di ruas Jalan Padang Ratu – Kalirejo. Selain itu, kata dia, banyak dari warga juga mengharapkan, agar pemerintah provinsi punya kewenangan untuk ikut memperbaiki ruas jalan kabupaten.

“Dulunya itu, wah ancur pokoknya, sekarang yang sebelah sudah dibeton, sebelahnya lagi sedang dikerjakan. Untuk itu saya ucapkan banyak terimakasih kepada Pak Ridho, semoga pembangunannya terus berlanjut. Kalau bisa ke kabupaten juga pak,” harap Warsito.

Berbicara soal jalan, Ridho menyatakan, ruas jalan di Lampung Tengah, diperbaiki dengan menggunakan metode rigid beton. Salah satunya adalah ruas Jalan Padang Ratu – Kalirejo, yang saat ini tengah dikerjakan dengan metode rigid danĀ  ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

“Kenapa menggunakan metode beton, ini supaya jalan lebih tahan lama dan masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal. Dan untuk jalan kabupaten, itu bukan kewenangan provinsi, namun provinsi sangat siap bila diminta untuk membantu dalam program perbaikan infrastruktur jalan. Toh jalan ini buat warga, masa harus ditunda-tunda,” jelas Ridho, disambut tepuk tangan warga.

Usai memaparkan program capaian yang diperoleh Provinsi Lampung selama tiga tahun di masa kepemimpinannya sebagai Gubernur. Ridho, tetap menyapa warga yang antusias ingin bersalaman dengannya hingga meladeni foto bersama warga masyarakat setempat.(Mar/Lis)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *