Helat HUT ke-1, AWPI Tanggamus Santunan Anak Yatim Piatu

Pengurus dan anggota Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Tanggamus siap- mengelar Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-1

Harianpilar.com, Tanggamus – Dalam rangka menghelat Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-1 Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Tanggamus yang jatuh pada hari ini, Kamis (12/4/2018) mengadakan kegiatan bhakti sosial berupa pemberian santunan bagi anak yatim piatu yang digelar di seketariat AWPI Komplek Pemerintah Daerah setempat, Rabu (11/4/2018).

Acara tersebut dijadwalkan akan dihadiri Pj. Bupati Tanggamus, Ir. Zainal Abidin, Sekdakab Andi Wijaya,Forkopimda berserta uspida dan uspika di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus,unsur pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Tanggamus, ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AWPI Lampung didampingi ketua dan anggota DPC AWPI kabupaten/kota tersebut menjadi puncak rangkaian acara dalam rangka memeriahkan hari HUTAWPI Tanggamus ke-1.

Sebelumnya, bakti sosial membersihan sampah di sepanjang pantai Terbaya, kecamatan Kotaagung lebih dulu dilaksanakan. Kemudian lomba burung merpati kolongan yang diadakan di komplek islamic centre dan sosialisasi anti berita hoax menjadi rangkaian dalam mewarnai hari jadi AWPI Tanggamus.

Untuk diketahui, setelah pemberian santunan acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Pj. Bupati diserahkan kepada pengurus AWPI.

Ketua DPC AWPI Tanggamus, Imron Tara,S.Pd mengatakan setiap insan pers yang tergabung dalam AWPI dituntut untuk selalu mengedepankan sikap ksatria dan profesionalisme dalam mencari dan membuat suatu pemberitaan. “Jangan sampai ada anggota AWPI yang sembarangan dan sembrono dalam menyajikan pemberitaan ke publik. Yang nantinya akan menyebabkan berita itu menjadi hoax dan merugikan berbagai pihak, khususnya masyarakat, “ujar Imron.

Dalam suasana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) saat ini,dia menegaskan jika pihaknya akan melakukan sikap netralitas tidak berpihak pada satu pasangan calonkada manapun. “Ya, netralitas itu kan bukannya berarti tidak menentukan sikap,” lanjut Imron.

Bagi anggotanya, Imron meminta agar dapat menjaga suasana di Kabupaten Begawi Jejama agar terus aman dan kondusif, dengan cara berprilaku ramah dan profesional sesuai kode etik jurnalistik.

“Jaga selalu kekompakan sesama anggota,rekan kerja dan narasumber.Baik pejabat,penegak hukum maupun masyarakat. Ciptakan suasana yang sejuk dan hindari perbuatan yang dapat mencederai marwah lembaga,” pintanya.

Masih kata Imron, melalui sosialisasi anti hoax yang disebar melalui media sosial (medsos),pihaknya mendukung penuh langkah apapun yang diterapkan aparat kepolisian dalam memberangus pemberitaan bohong  yang mengada-ada.Karena hal itu, menurutnya dapat menyesatkan dan memecah belah keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Selain itu, AWPI Tanggamus juga dengan tegas menolak UU MD3 yang berpotensi dapat mengkebiri kebebasan berpendapat di muka umum. Kami jurnalis Tanggamus sangat menolak berlakunya UU yang bertentangan dengan UU 40 tentang Pers karena tidak sesuai dengan sikap kebebasan menyampaikan aspirasi,” pungkas Imron. (Ron/Sis)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *