Arinal Jadi Bahan Tertawaan, Ridho Lugas dan Santai

Harianpilar.com, Bandarlampung – Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjadi bahan tertawaan karena kebingungan menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh moderator Debat Kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, di Hotel Novotrl Bandarlampung, Sabtu (7/4/2018) malam.

Pada segmen ketiga, moderator debat Juendra Asdiansyah melempar sejumlah pertanyan dan masing-masing calon diwajibkan menyebutkan satu kata yang berkaitan dengan pertanyaan moderator.

Saat giliran cagub nomor urut tiga, Arinal Djunaidi tampak santai menjawab beberapa pertanyaan awal dari moderator.

Namun, sikap santai itu berubah saat moderator memberi pertanyaan e-commerce.

Bahkan beberapa kali, mantan Sekdaprov Lampung itu sempat menanyakan kembali pertanyaan yang telah dilontarkan oleh moderator.

“Apa…,” tanyaan sambil melihat ke moderator dan penonton.

Kemudian moderator mengulang pertanyaanya. Namun Arinal tampak tetap tidak paham dengan pertanyaan.”Apa..e-commerce,” ujar Arinal dengan nada tanya ke arah Calon Wakilnya Chununia Cholim atau biasa disapa Nunik.

Nunik pun membantu Arinal mengulang pertanyaaan dengan menyebut e-commerce. Namun lagi-lagi Arinal tidak mengerti. Spontan hal itu mengundang galak tawa para penonton.

Bahkan setelah waktu yang telah ditetapkan oleh panitia untuk setiap paslon itu habis, Ketua DPD I Partai Golkar ini kembali mempertanyakan pertanyaan tersebut.

“e-commerce itu apa,” tanyanya.

Namun sayangnya, pertanyaan itu tidak dijawab oleh moderator dan kembali melanjutkan segmen tersebut ke paslon nomor urut empat yang hanya dihadiri oleh Cawagub Lampung, Ahmad Jajuli.

Sementara, Pasangan calon (Paslon) petahana M.Ridho Ficardo – Bachtiar Basri lebih tenang dan santai sehingga berhasil menjawab pertanyaan dengan baik di semua segmen debat.

Mulai dari pertanyaan yang di undian secara acak yang dilakukan oleh ketua MUI Lampung Khairuddin Tahmid. Kemudian, para paslon mengambil salah satu undian tersebut yang keseluruhannya berjumlah 9 pertanyaan.

Setelah itu, moderator, Juwendra Adiansyah membuka bola yang berisi pertanyaan dari pengambilan undian ke paslon nomor urut satu untuk dijawab dengan kurun waktu tiga menit.

Pertanyaanya, Berdasarkan perpres nomor 58 tahun 2017 tentang provinsi Lampung memiliki beberapa proyek strategis, seperti transportasi jalan dan revitalisasi bandara Raden Inten.

Selanjutnya, bagaimana paslon nomor urut satu tersebut bisa mengoptimalkan proyek dalam perkonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Petahana Cagub Lampung M.Ridho Ficardo menyampaikan agar pembangunan jalan tol itu bisa menjadi jargon untuk mengembangkan kawasan industri perekonomian masyarakat setempat.

“Ini merupakan bagian program strategis agar masyarakat Lampung maju, sejahtera dan berdaya saing dengan memanfaatkan jalan tol itu,” kata Ridho.

Kemudian, melalui Bandara Raden Inten II, diharapkan bisa menciptakan puluhan ribu ekonomi kreatif melalui pengembangan potensi pariwisata.

“Bandara Raden Inten yang nantinya menjadi bandara internasional, pergerakan wisatan ke Lampung akan mendorong terciptanya ekonomi kreatif sehingga memberikan manfaat untuk Bumi Ruwa Jurai sebagai gerbang Sumatera,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri menyampaikan bahwa dengan memanfaatkan jalan tol dan Bandara Raden Inten Tol akan sangat menguntungkan Lampung dengan mengembangkan pariwisata.

Karena, Bandara Raden Inten bisa dimanfaatkan para turis mancanegara maupun lokal untuk berkunjung ke Lampung.

“Kita sudah mencoba mempersiapkan pariwisata dengan baik dan ketika bisa dilakukan, saya yakin Lampung maju, sejahtera dan lebih mempunyai daya saing,” pungkasnya.(Tim/Maryadi)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *