Sekda Pesawaran Ancam Pecat Kepala OPD Indisipliner

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa

Harianpilar.com, Pesawaran – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa membidik para Kepala OPD yang tidak disiplin dalam bekerja. Hal tersebut sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan terhadap bawahan, juga sebagai tindak lanjut atas kemarahan Wakil Bupati Eriawan yang menilai kinerja ASN dilingkup Pemkab setempat tidak disiplin dan kurang memiliki rasa tanggungjawab.

“Benar, kita akan tidak lanjuti keinginan Wakil Bupati itu. Karena memang merupakan kewenangan tugas dan fungsinya untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pegawai,” ungkap Kesuma Dewangsa, Senin (19/3/2018).

Dalam menerapkan kedisiplinan pegawai, kata Kesuma, tentunya akan dimulai dari ‎dirinya sendiri yang akan memberi contoh kepada semua kepala OPD yang ada. Sebab, kata dia dalam penerapannya akan dilakukan secara berjenjang, diruntut dari pejabat teratas sampai ke tingkat pegawai terbawah.

“Nanti dimulai dari diri sendiri dulu, untuk memberikan contoh kepada semua Kepala OPD ‎sebagai pengawas dan pembina mereka. Selanjutnya tugas para Kepala OPD untuk memberikan contoh disiplin kepada bawahannya, begitu seterusnya sampai pada pegawai terbawah yang ada didinasnya masing- masing,” jelasnya.

Sebab sambungnya suatu hal mustahil disiplin‎ kerja akan terwujud kalau pimpinannya sendiri tidak memberikan contoh terbaik dalam menjaga sikap disiplin. “Bagaimana mau efektif penerapan disiplin di dinas yang dipimpinnya, kalau pimpinannya sendiri ngasih contoh yang tidak benar,” ujar Kesuma.

Untuk itu, dia telah menyiapkan sanksi tegas sesuai PP 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN, kepada semua Kepala OPD yang dalam kinerjanya masih mengabaikan perintah. Tentunya kata Kesuma pihaknya juga telah menyiapkan reward kepada OPD yang dalam penilaian memang terbukti telah menerapkan kedisiplinan tinggi pada setiap pegawainya.

“Pokoknya kita telah siapkan sanksi berikut penghargaan kepada OPD yang konsen menerapkan kedisiplinan tinggi dalam kerja, dan sanksi pada mereka yang sengaja mengabaikan,” tandasnya.

Untuk penerapan sanksinya sendiri ucapnya, tentunya selain sesuai aturan juga dilakukan secara bertahap sesuai pelanggaran yang dilakukan pegawai bersangkutan, yakni dari teguran sampai terberatnya pemecatan.

“Kalau sudah kita tegur secara lisan dilanjutkan tertulis masih juga dilanggar‎, meskipun juga tunjangan dan pangkatnya sudah diturunkan masih juga membandel, ya ga ada lain selain sanksi pemecata,” pungkasnya.

Diberitakan Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan semprot para pejabat dan pegawai di lingkup Pemkab setempat. Kejengkelannya ditengarai dipicu atas ulah Pejabat dan pegawai dalam bekerja tidak disiplin, baik waktu, kerja dan keuangan.

“Secara pribadi saya nilai disiplin para pegawai‎ kita disini sungguh sangat- sangat kurang sekali. Bagaimana kabupaten kita ini mau maju dan berkembang, kalau pegawainya saja tidak disiplin dan kurang punya tanggung jawab,” Ucap Eriawan dihadapan 207 pejabat eselon ll, lll dan lV yang dilantik di Aula Pemkab setempat, Jumat (16/3). (Fahmi/Mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *