Masyarakat Bandarlampung Padati Elephant Park

Harianpilar.com, Bandarlampung – Warga Kota Bandarlampung memadati taman hiburan Elephant Park yang dibuka oleh Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo pada Sabtu (10/02/2018). Elephant mempunyai arti gajah. Sebab, Provinsi Lampung terkenal objek dengan destinasi wisatanya Way Kambas.

Terdapat beberapa arena bermain dan olahraga; seperti lapangan basket, futsal, wahana untuk bermain skateboard, dan spot photo 3D yang unik. Selain itu, terdapat juga mushalla yang cukup besar dan kamar mandi.

Tempatnya yang strategis membuat daya tarik sendiri untuk dikunjungi, karena letaknya ditengah-tengah jantung kota, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengunjunginya.

Namun demikian, sangat disayangkan masyarakat yang kurang sadar akan kebersihan membuat taman gajah ini menjadi kotor dipenuhi sampah-sampah.

“Dengan adanya Elepent Park ini masyarakat Lampung banyak yang mengunjungi tempat hiburan ini. Selama ini Lampung belum mempunyai lahan hijau dan lahan tempat bermain, tapi kurangnya kesadaran pengunjung mereka membuang sampah sebarangan. Akibatnya, tepat ini sampah berserakan kemana-mana,” ujar Man, salah satu pengunjung, Minggu (11/2/2018).

Menurut Adi, warga Kedaton, dirinya sengaja datang bersama keluarga untuk melihat secara langsung keseruan di Elephant Park yang dibuka untuk umum ini.

“Seru liatnya, belum ada hiburan di Jantung Kota Bandarlampung yang seperti ini,” kata dia.

Ditempat yang sama, Ibu Risna warga Pahoman yang datang bersama anak dan saudaranya sangat menikmati hiburan tersebut.

“Seneng loh mas anak-anak kita liat air mancur. Pokoknya belum ada deh di Kota Bandarlampung hiburan kaya gini,” ucapnya.

Terlihat pula arena basket dan futsal yang sudah ramai digunakan anak-anak. Permainan jumping trampoline juga tampak diramaikan anak-anak yang bermain. Lukisan tiga dimensi di tembok salah satu sudut taman terlihat diminati warga untuk lokasi berfoto. (nadia)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *