BPN Lamtim Sosialisasikan PTSL

Harianpilar.com, Lampung Timur – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menyosialisasikan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), Senin (12/2/2018). Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lampung Timur, Mangara E.P.M beserta jajarannya telah melaksanakan sosialisasi PTSL yang dihadiri  Kepala Kejaksaan Negeri Lamtim, Dandim 0411 Lamteng, perwakilan Polres Lamtim, Kepala Pajak Pratama Metro, 14 Kepala Desa Peserta PTSL, Camat, Bapenda, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Wilayah Kabupaten Lamtim.

Mangara mengatakan PTSL adalah kegiatan Pendaftaran Tanah yang dilakukan secara serentak, meliputi semua objek bidang tanah yang belum bersertifikat ataupun sudah bersertifikat tetapi belum terpetakan dalam suatu wilayah desa atau kelurahan dan merupakan program strategis sebagai wujud Nawacita Presiden RI.

Objek PTSL meliputi seluruh bidang tanah baik yang belum bersertipikat maupun sudah bersertipikat tetapi belum terpetakan, sehingga terbentuk peta desa lengkap yaitu terpetakannya seluruh bidang – bidang tanah kedalam suatu peta tunggal tiap desa yang meliputi bidang tanah terdaftar maupun belum terdaftar (belum bersertifikat).

Manfaat PTSL Bagi Pemerintah Daerah berguna untuk perencanaan wilayah kabupaten berbasis bidang tanah maupun penetapan batas wilayah desa dan membantu penentuan nilai pajak (PBB dan BPHTB) dalam mewujudkan one map one policy. Bagi masyarakat/peserta PTSL memberikan jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah dan kemudahan memperoleh akses ke lembaga keuangan (perbankan), Bagi dunia usaha memperoleh kemudahan akses informasi pertanahan dan percepatan proses perizinan.

PTSL dimulai dengan gerakan memasang patok tanda batas Patok atau tanda batas bidang tanah menghindari sengketa. Memasang patok sebagai wujud amanat UUPA yaitu memelihara tanah. Untuk Pelaksanaan PTSL 2017 sebanyak 18.470 bidang meliputi 45 desa 16 kecamatan dan Pelaksanaan PTSL 2018 pengukuran bidang tanah sebanyak 23.200 bidang, pensertifikatan bidang tanah sebanyak 21.590 bidang meliputi 14 desa 7 kecamatan. (Can/Lps)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *