Arinal-Nunik Makin Ditinggalkan, SGC Terus ‘Digoyang’

Harianpilar.com, Bandarlampung – Calon gubernur dan Wakil Gubernur Lampung pasangan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Cholim terus ditinggalkan kader-kader partai politik (Parpol) pengusung. Setelah pengurus-pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang lebih memilih mendukung calon lain, kini giliran kader Partai Golkar (PG) yang meninggalkan cagub-cawagub yang disebut-sebut di dukung perusahaan gula PT. Sugar Group Companies (SGC).

Bahkan, SGC sendiri kini terus ‘digoyang’ terkait masalah sengketa lahan dengan warga Kecamatan Tegineneng Kabupaten Tulangbawang (Tuba).

Sejumlah kader dan loyalis Partai Golkar Lampung berencana membentuk posko pemenangan pasangan petahana, M Ridho Ficardo–Bachtiar Basri di 15 kabupaten/kota se-Lampung dalam rangka menghadapi Pilgub 27 Juni 2018.

“Dalam minggu ini, kita akan konsolidasi atau safari politik ke internal Partai Golkar se-Lampung untuk bersama-sama berjuang dan memenangkan Ridho BerBakhti Jilid II dengan membentuk beberapa posko di setiap kelurahan dan desa,” kata kader Golkar dan pengurus Soksi Lampung, Fasni Bima, pada wartawan belum lama ini.

Menurutnya, setiap posko itu akan ditunjuk koordinator guna menampung aspirasi di bawah,“Untuk total keseluruhan saya belum tahu persis, karena setiap harinya selalu bertambah. Yang pasti kita akan bangun beberapa posko di setiap kelurahan. Kita juga akan menempatkan 10 koordinator untuk menampung aspirasi kader Partai Golkar yang tidak puas dengan kepemimpinan Arinal Djunaidi agar mengalihkan suara ke Ridho–Bachtiar,” ungkapnya.

Fasni Bima mengaku memiliki strategis khusus dalam melakukan konsolidasi internal ke masyarakat dengan memaparkan kerja nyata M Ridho Ficardo–Bachtiar Basri selama menjabat Gubernur–Wakil Gubernur dalam memajukan Lampung periode 2014-2019.

Sementara itu, PT.SGC yang diduga mendukung pasangan Arinal-Nunik terus menjadi sorotan. Setelah DPD RI yang menyikapi masalah sengketa lahan perusahaan gula itu. Kini giliran Front Lampung Menggugat (FLM) menagih janji Komisi II DPR RI yang belum menindak lanjuti permasalahan pertanahan itu padahal saat melakukan RDP, komisi II DPR RI berjanji akan segera mengkaji dan menuntaskan persoalan yang telah lama tak kunjung usai.

Koordinator Presidiun FLM, Hermawan, mengatakan, pihaknya bersama tim akan kembali melakukan diskusi publik, yang mana dalam agenda itu juga FLM akan mengundang perwakilan komisi II DPR RI guna meminta penjelasan dan menagih janji pasca digelarnya RDP waktu lalu.

“Kita telah memasukan surat laporan ke komisi II DPR RI, bahkan telah mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI bersama pansus SGC Tulang Bawang. Namun sampai saat ini hasil laporan dan RDP tersebut belum ada tindak lanjut dari komisi II tersebut, seperti masuk angin,” ungkap Hermawan.

FLM akan menagih janji Komisi II DPR RI untuk menindak lanjuti laporan yang telah di sampaikan terkait permasalahan HGU PT. Sugar Group Companies (SGC). “Kami juga  mendasak DPRD Provinsi Lampung untuk segera membentuk pansus SGC, yang samapai saat ini pansus tersebut belum juga terbentuk, hal ini kan jadi banyak menimbulkan pertanyaan,” pungkasnya.(Maryadi)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *