Agung-Sri Widodo Pecah Kongsi

Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara. Foto net

Harianpilar.com, Lampung Utara – Menjelang pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) 2018 yang beberapa bulan lagi digelar. Sudah menampakkan ketidak harmonisan hubungan antara Bupati, Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) dan Wakilnya, Sri Widodo (SWO).  Gejala disharmonisasi itu tampak pada ketidahadiran SWO pada acara pengajian akbar yang digelar oleh pemkab setempat di Islamic Centre Kotabumi, Rabu (7/2/2018).

Salah satu politisi Hanura Lampura, Halim Dzikrillah menyayangkan kejadian itu. Menurut dia, seharusnya mereka berdua sebagai simbol pemimpin di Lampura bisa menunjukkan kekompakan dan harmonisasi kepada publik. “Ini kan agenda pemerintahan yang sudah terjadwal tiga bulan sekali. Sepantasnya mereka berdua (Bupati dan Wakil Bupati) bersama-sama hadir menyapa rakyatnya. Lagian pula pak Wabup kan tidak maju lagi. Jadi bukan pesaing kenapa harus ada sekat,” ujar Halim usai mengikuti acara tabligh akbar yang diisi oleh ustadz kondang Achmad Wijayanto.

Seharusnya, lanjut dia, keduanya harus selalu berdua hingga akhir masa jabatannya. ” Jadi semboyan bersatu kita kuat, bersama kita hebat hanya isapan jempol semata tidak diwujudkan dalam tindakan nyata,” seru Halim.

Terpisah, protokol Wakil Bupati, Edi Prasojo saat dihubungi melalui telepon menyatakan ketidakhadiran Wabup pada pengajian akbar itu dikarenakan bahwa memang tidak ada undangan atau pemberitahuan ke Wabup. “Untuk pengajian Wabup tidak menerima undangan atau pemberitahuan dari protokol Bupati untuk hadir atau mendampingi diacara itu,” terang Edi Prasojo.

Biasanya, kata Edi, agenda itu turun dari protokol Bupati kemudian diberitahukan atau dikoordinasikan dengan protokol Wakil Bupati. Dia pun mengakui bahwa tiga agenda belakangan ini memang Wabup tidak mendapatkan undangan atau pemberitahuan. “Ya waktu agenda kunjungan Wakil Gubernur, Pak Bachtiar Basri, terus rakor kabupaten kemarin hingga acara tabligh akbar hari ini tidak ada undangan atau pemberitahuan kepada kami,” terang Edi.

Sementara itu, Kabag Protokol, Tommy Suciati, mengatakan bahwa pengumuman dan pemberitahuan mengenai tabligh akbar itu sudah jauh-jauh hari dilakukan. Dia pun membantah bahwa pihaknya tidak mengundang atau memberitahukan agenda itu ke Wabup. “Pengumuman itu ada dimana-mana. Pemberitahuan juga telah dilakukan kepada seluruh ASN termasuk undangan kepada pak Wakil Bupati karena ini merupakan agenda kabupaten,’ ujar dia melalui sambungan telepon, Rabu (7/2/2018)

Saat ditanya apa saja agenda Wakil Bupati hari ini, Rabu (7/2/2018). Mantan Kabag Humas ini mengatakan bahwa khusus agenda Wakil Bupati hari ini kosong. ” Agenda resmi pak Wakil hari ini kosong. Tetapi tidak tahu jika beliau ada agenda secara pribadi,” pungkasnya

Diketahui, gejala ketidak harmonisan antara kedua pemimpin Lampura itu semakin tampak sejak berlabuhnya partai Hanura dalam mendukung dan mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati diluar calon patahana. Dimana diketahui SWO merupakan Ketua DPD Hanura Lampung. (Iswanto/Yoan)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *