Dua Polisi Lampura Diduga Terlibat Narkoba

Polres Lampung Utara berhasiul berhasil mengungkap beberapa kasus narkoba sebanyak 10 kasus dengan 17 orang tersangka

Harianpilar.com, Lampung Utara – Dua oknum anggota Polisi diringkus Kepolisian Resor Lampung Utara (Polres Lampura) lantaran menyalahgunakan narkoba. Mereka berinisial Brigadir Satu Af dan Brigadir Jo. Brigadir Satu AF diketahui menjadi tersangka pengedar narkoba. Sementara Brigadir Jo diketahui menjadi tersangka penggunaan narkoba.

Bersama dengan itu, Polisi juga berhasiul mencokok  beberapa kasus narkoba dan kasus lainnya. Adapaun kasus narkoba sebanyak 10 kasus dengan 17 orang tersangka.

Hal itu diutarakan Kapolres Lampura AKBP Eka Mulyana saat menggelar Presrilis di Mapolres setempat, Jumat (02/02/2018).

Eka Mulyana menjelaskan, dari kedua oknum anggota Polri tersebut, satu diindikasikan sebagai pengedar dan satu lagi sebagai pemakai.

“Untuk oknum anggota Polri berinisial Af, yang diduga sebagai pengedar langsung kita ambil tindakan tegas berupa Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH). Mereka langsung dipecat,” tegas Kapolres didampingi Kabag OPS Kompol Handak PQ, Kasat Reskrim AKP Syahrial, dan Kasat Narkoba IPTU Andri Gustami.

Khusus Brigadir Jo, pihaknya menunggu proses hukum pidananya selesai di meja hijau. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan Jo bernasib sama dengan AF jika vonis hukumannya melebihi batas minimal.

Berdasarkan aturan kepolisian, oknum polisi yang tersangkut kasus pidana akan terkena sanksi pemecatan jika vonis hukumannya melebihi batas minimal, yakni enam bulan penjara.

“Kalau hukumannya di bawah itu, yang bersangkutan tidak akan terkena sanksi pemecatan,” ujar Eka.

Diakui Kapolres, dari ungkap kasus narkoba tersebut  pihaknya berhasil mengamankan juga barang bukti berupa, 30.6 gram shabu, 4 butir Extasi, uang tunai Rp180 000.

Selain itu, didapat juga barang bukti lainnya seperti timbangan, bong dan lain lain yang digunakan untuk memakai narkoba.

Dilain pihak Polisi juga berhasil mengungkap dan menangkap tersangka S, karena diduga sebagai tersangka curas dengan barang buktinya Senjata Api (Senpi) rakitan berikut 1 butir peluru.

”Untuk tersangka S ini sebelum melakukan tindak kejahatan sudah dapat kita cegah duluan. Yang mana pada saat anggota melakukan patrol. Melihat hal yang mencurigai dari salah satu pengendara motor.

Melihat itu kemudian langsung dikejar oleh anggota. Setelah tertangkap dan digeledah didapatkan Senpi  rakitan jenis pistol dengan kaliber 5.56 dan satu peluru aktip,” ujar Kapolres Lampura. (iswant/yoan)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *