SNMPTN 2018, Itera Tambah Enam Prodi Baru

Harianpilar.com, Bandarlampung – Institut Teknologi Sumatera (Itera) membuka enam program studi (prodi) baru. Prodi ini bisa dipilih pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018.

Keenam prodi tersebut yaitu Kimia, Teknik Kimia, Farmasi, Teknik Fisika, Teknik Kelautan, dan Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAK). Dengan demikian, jumlah program studi yang siap menerima mahasiswa baru pada SNMPTN dan SBMPTN 2018 mencapai 20 program studi.

“Ada beberapa program studi lain yang kami usahakan masuk pada SNMPTN dan SBMPTN tahun ini. Namun yang sudah pasti dan sudah keluar Surat Keputusan Menteri ada enam program studi tersebut. Program Studi Biologi dan Program Studi Teknik Industri yang tahun lalu baru dibuka pada Seleksi Mandiri juga tahun ini akan dibuka melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN,” kata Wakil Rektor Bidang Akademik Itera Mitra Djamal, di Bandarlampung, Selasa (22/1/2018).

Menurut Mitra, dua program studi baru Itera yakni Teknik Fisika dan SAK merupakan yang pertama di Sumatera. Di Indonesia sebelumnya hanya ada tiga perguruan tinggi negeri yang memiliki program studi Teknik Fisika yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Bahkan untuk program studi SAK menjadi yang pertama di Indonesia. “Kalau di ITB kan adanya Jurusan Astronomi. Nah, di ITERA ini kami membuka program studi SAK yang cakupannya lebih luas dari Astronomi,” ujar Mitra.

Dia menjelaskan pada program studi SAK, pembelajarannya tidak hanya fokus pada bidang astronomi. Tetapi juga pada sains atmosfer yang melingkupi atmosfer bawah seperti prediksi cuaca dan iklim, dan atmosfer atas yang mempelajari interaksi aktivitas matahari terhadap bumi.

“Jadi program studi ini sangat menarik dan cukup penting, misalnya dengan mempelajari prediksi cuaca dan iklim akan sangat bermanfaat pada bidang pertanian dan kelautan. Lalu pada aktvitas matahari terhadap bumi pemanfaatannya bisa untuk mitigasi bencana,” kata Mitra. (Sifa)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *