Tiga SK PNS Lampura Hilang

ilustrasi

Harianpilar.com, Lampung Utara –¬†Disepanjang tahun 2017 lalu, Inspektorat Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mencatat Tiga Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) hilang alias tercecer.

Sekretaris Inspektorat Lampura Sinar Barkah mewakili Inspektur Mankodri mengatakan sepanjang tahun 2017 ada tiga orang PNS yang mengajukan surat laporan kehilangan SK ke kantor Isnpektorat Lampura.

Tiga PNS itu terdiri dari dua orang Tenaga Guru dan satu orang dari Tenaga Kesehatan.”Rata-rata SK nya terjatuh di jalan saat hendak mengurus kenaikan gaji atau kenaika pangkat. Pernyataan ini kita dapar saat yang bersangkutan dimintai keterangan,”ujar Sinar Barkah, Selasa (16/10/2018).

Menambahkan Sinar Barkah, sebelum melapor ke Insepktorat, yang bersangkutan harus melapor ke dinasnya masing-masing.

Nantinya setelah laporan, dinas terkait akan mengeluarkan surat laporan yang ditujukan kepada Inspektorat.

Selain itu yang bersangkutan juga harus membuat surat laporan kehilangan SK PNS dari pihak Kepolisian.

Setelah itu yang bersangkutan akan dipanggil ke Inspektorat untuk dimintai keterangan dan diberikan sanksi yakni berupa teguran tertulis. Teguran itu diberikan karena yang bersangkutan dianggap lalai.

Setelah itu pihak Insepktorat Lampura akan mengeluarkan Laporan Hasil Pemeriksaan dari tim Inspektorat. Laporan itu nantinya akan diberikan kepada Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara.nantinya Bupati yang akan memberikan intruksi Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia(BKPSDM) mengeluarkan SK Duplikatnya.

Namun semua harus melalui prosedur, dimana nantinya BKPSDM Lampura akan mengirimkan Surat ke Gubernur Lampung untuk penerbitan SK Duplikat tersebut melalui Dinas terkait yang ada di Provinsi.”Untuk membuat SK lagi itu nggak sembarangan, semua ada prosedur dan tahapan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Barkah menambahkan, jika yang bersangkutan kembali menghilangkan SK nya, maka Insepktorat Kabupaten Lampura akan memberikan teguras sekeras-kerasnya.
Karena jika yang bersangkutan sudah menghilangkan SK sebanyak dua kali berarti yang bersangkutan sangat teledor.

Untuk itu ia menghimbau kepada seluruh PNS yang ada dilingkup Pemkab Lampura agar menjaga SK PNS nya dengan baik dan benar.”Sudah keterlaluan kalau yang bersangkutan kembali menghilangkan SK PNSnya. Kalau terjadi seperti itu kita pasti akan berikan teguran keras, terkecuali yang bersangkutan terkena musibah kebakaran atau kebanjiran sehingga SK nya rusak, itu masih kita beri toleransi. Tapi mudah-mudahan saja di Lampura tidak ada PNS yang kehilangan SK sampai dua kali,” pungkasnya. (iswant/yoan)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *