Ratusan Warga Tuntut Kakam Trimulya Jaya Mundur

Ratusan masyarakat Kampung Trimulya Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang menggelar aksi damai di balai kampong setempat, Selasa (16/01/2018)

Harianpilar.com, Tulangbawang – Ratusan masyarakat Kampung Trimulya Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang  menggelar aksi damai di balai kampong setempat, Selasa (16/01/2018) sekira pukul 10.00 wib.

Dalam aksinya  mereka meminta Kepala Kampung Ujang segera segera  mundur dari jabatannya sebagi Kepala Kampung. Warga menuduh Ujang diduga banyak sekali  melakukan penyimpangan anggaran dana desa (DD) dan  diduga  kuat melakukan penggelapan honor aparatur desa setempat.

Warga juga menuntut istri Kepala Kampung untuk segera diproses karena  merangkap jabatan sebagai Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan juga sebagai Ketua PKK.

Menurut warga, kepala kampung tersebut melakukan penggantian aparatur desa tanpa dilakukan musyawarah, dan juga pada masa jabatannya ini masih ada pembangunan jalan yang belum diselesaikan sejak 2017.

Kepala Kampung tersebut sering kali bersikap arogan kepada masyarakat. Parahnya lagi kata warga, oknum kepala desa memalsukan tanda tangan warga pada pembuatan SPJ DD.

Setelah melakukan aksinya, para perwakilan masyarakat setempat akan membuat laporan ke Polres Tulangbawang setempat terkait dugaan tersebut.

Berdasarkan pantaun Harian Pilar,  saat ini situasi di Kampung Trimulya Jaya tidak kondusif lantaran warganya yang pro membela kepala kampung saat pilkakam sekarang berubah melakukan penolakan, lantaran sikap kepala kampung yang diduga arogan kepada masyarakat setempat.

Kemudian, sekretaris kampung setempat Sulis Wiantoro (33) menyebutkan, Kepala Kampung saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Mutiara Bunda karena sakit pada pernafasannya. “Kepala Kampung sedang sakit, kini dia sedang dirawat di RS, sudah 4 hari disana, nanti tuntutan masyarakat akan segera saya sampaikan ke Kepala Kampung, sedangkan mengenai pelayanan kampung, kami masih terus berjalan seperti biasa, kami tidak tutup,” terangnya.

Dalam aksi tersebut berlangsung dari pukul 10.00 Wib sampai 12.30 Wib tanpa kekerasan, dengan dimediasi Kapolsek Banjaragung Kompol T. Togatorop, Kabag Ops Polres Tuba, Kompol Eddy Sabnur, Camat Banjaragung Sudirman, dan TNI. Dengan kesimpulan masyarakat akan melanjutkan keranah hukum, melaporkan ke Polres Tulangbawang.

Sementara itu Kapolsek Banjar Agung, Kompol J. Togatorop mengatakan , proses penyampaian aspirasi aman terkendali, nanti masyarakat akan melanjutkan ke ranah hukum. “Negara kita adalah Negara Hukum, masyarakat akan melanjutkan ke ranah hukum, membuat laporan ke kepolisian dengan membawa bukti-bukti berkas untuk di laporkan,” ujar dia. (Merizal/Mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *