Meski Pemenang Pemilu PDIP Usung Calon Non-Kader

Harianpilar.com, Bandarlampung – Meski menjadi partai politik (Parpol) pemenang pemilu, ternyata Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak percaya diri untuk mengusung kadernya sendiri di pemilihan gubernur (Pilgub) Lampung. Terbukti, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara resmi mengumumkan calon gubernur dan calon wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Provinsi Lampung yang diusung PDIP adalah Herman HN dan Sutono.

“Saya sudah kenal beliau lama. Namanya adalah Herman Hasanusi,” ujar Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pengumuman di DPP PDIP, seperti di lansir detik.com, Kamis (4/1/2018).

Megawati lantas memperkenalkan Herman untuk berdiri. Untuk cawagub Lampung, PDIP mengusung Sekda Pemprov Lampung Sutono.”Sutono, sebagai Sekda Provinsi Lampung ia boleh diacungi jempol. Saya pikir bagus untuk kemajuan Lampung,” ucap Megawati.

Herman HN maupun Sutono sama-sama bukan kader PDIP. Herman HN yang kini menjabat Walikota Bandarlampung dipecat PDIP melalui surat keputusan (SK) Nomor 348/KPTS/DPP/IX/2013 tentang Berakhirnya Keanggotaan Drs. Herman HN, MM Dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Karena Menjadi Calon Gubernur Provinsi Lampung Dari Partai Politik Lain.

Dalam SK yang di tandatangani langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal Tjahjo Mumolo itu disebutkan beberapa pertimbangan diantaranya bahwa sesunggungnya sikap, perbuatan, dan tindakan Drs.Herman HN nyata-nyata telah terbukti melanggar disiplin organisasi, yakni tidak mengindahkan semua instruksi DPP Partai terkait Rekomendasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung, serta telah mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur Provinsi Lampung dari partai lain.

Pertimbangan lainnya adalah sikap, tindakan dan perbuatan Drs.Herman HN selaku anggota PDI Perjuangan nyata-nyata melanggar AD/ART partai, keputusan dan garis kebijakan partai, di kategorikan sebagai pelanggaran berat. Bahwa karenanya, untuk menegakkan wibawa partai, DPP Partai memandang perlu untuk menerbitkan surat keputusan berakhirnya keanggotaan Drs. Herman HN dari PDI Perjuangan karena menjadi anggota partai lain.

Hingga kini belum pernah ada pemulihan keanggotaan Herman HN. “Herman bukan lagi kader PDI Perjuangan karena sudah berakhir keanggotaannya karena mencalon dari Partai lain (PAN-Red) pada Pilgub 2013/2014 lalu dan belum dipulihkan keanggotaanya di Kongres 2015 lalu. Sama seperti Ridho Ficardo, Herman statusnya saat ini sama-sama kader Eksternal. Bedanya Herman pernah berkhianat sedang Ridho Tidak,” terang Joko.

Sementara, Sutono merupakan birokrat yang masih menjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung.(Maryadi)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *