Saber Pungli Selidiki Dugaan Pungli TKS

Harianpilar.com, Pringsewu – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar  (Saber Pungli) Polres Tanggamus menyelidiki adanya pungutan liar (Pungli) dalam perekrutan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab Pringsewu.

“Tim Saber Pungli atau Tipikor Polres Tanggamus sudah langsung turun hari ini ke Pemda Pringsewu terkait adanya pungli perekrutan TKS, dan yang jelas kita sudah berkoordinasi dengan Inspektorat terkait data jumlah TKS di Pringsewu, ini masih dalam penyelidikan,” ungkap Kanit Tipikor Polres Tanggamus, Ipda Ramon Zamora mewakili ketua tim Saber Pungli Kompol M. Budhi Setyadi, Rabu (6/12/2017).

Dia mengimbau bagi masyarakat di kabupaten Pringsewu yang mengetahui atau menjadi korban pungli dalam perekutan TKS maupun pelayanan lain untuk dapat mengadukan laporan langsung ke Tim Saber Pungli Polres Tanggamus melalui SMS/WA dengan nomor 0811790222, “Dan yang jelas kita siap untuk segera langsung bergerak menindak lanjuti laporannya,.” ujar Ramon.

Diketahui sebelumnya, Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Kotaagung di Pringsewu berjanji akan mendalami terkait adanya ? isu pungutan liar (Pungli) perekrutan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab setempat.

“Kita baru memperoleh informasi berita mau mendalami spesifik nya dahulu dech. Tapi, kalau memang ada pungli bisa diproses pidana. Kalau memang ada unsur timbulnya paksaan dijanjikan sesuatu, ujar kepala  Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Kotaagung di Pringsewu, Rolando saat dihubungi Lampost.co.

Menurut Rolando, bahwa yang melaksanakan pejabat sudah jelas itu harus digali dahulu faktanya dan beritanya seperti apa terkait adanya  isu Pungli perekrutan TKS di lingkungan Pemkab setempat.

Diberitakan sebelumnya, Inspektorat Kabupaten Pringsewu masih mendalami terkait adanya ? isu pungutan liar (Pungli) perekrutan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab setempat. Tapi, kalau untuk masalah Pungli itu kita masih perlu dalami lagi. Karena,kita  tidak ada penambahan lagi jumlah TKS dari zaman dahulu  masih sekitar 1.027 orang itu saja, ujar Kepala Inspektur kabupaten Pringsewu, Endang Budiarti. (Mar/Lps)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *