Dinsos Lamtim Sosialisasi Fasilitasi Orang Terlantar

Harianpilar.com, Lampung Timur – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat melaksanakan sosialisasi fasilitasi untuk orang terlantar, di balai desa Tanjung Kusuma, Kecamatan Purbolinggo, Rabu (6/12/2017).

Acara tersebut diikuti oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Tagana Lamtim, pamong desa dan Pekerja Sosial Masyakat (PSM).

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial kabupaten Lampung Timur Mahmud Yunus mengatakan, penyelenggaraan kesejahteraan sosial adalah upaya yang terarah, terpadu dan berkelanjutan yang di laksanakan pemerintah daerah dan masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosual, pemberdayaan sosial dan perlindungan sosial.

“Penyelenggaraan kesejahteraan sosial bertujuan untuk meningkatkan taraf kesos, kualitas dan kelangsungan hidup. Kemudian, memulihkan fungsi sosial dalam rangka mencapai kemandirian serta meningkatkan ketahanan sosial masyarakat dalam mencegah dan menangani masalah kesos dan meningkatkan kemampuan, kepedulian dan tanggung jawab sosial didunia usaha dalam penyelenggaraan kesos secara melembaga dan berkelanjutan lalu meningkatjan kualitas manajemen penyepenggaraan kesos,” jelasnya.

Dikatakannya, penyandang masalah kesos membutuhkan perhatian, penanganan, pengurusan serta penanggulangan yang khusus sehingga mereka dapat menperoleh atau menikmati hak untuk bertahan hidup yanglayak, tidak diperlukan diskriminatif, jaminan sosial dan pemberdayaan, salah satunya adalah orang terlantar.

“Untuk dinas sosial melaksanakan sosialisasi fasilitasi untuk orang terlantar dan pekerja migran bermasalah dengan bertujuan untuk meningkatkan kesos terhadap orang terlantar dan pekerja migran bermasalah, meningkatkan rasa kesetiakawanan sosial serta mengembangkan nilai yang saling asah, asih dan asuh dalam rangka pengentasan permasalahan kesos,” Paparnya.

Maka sambungnya, di dalam sosialisasi ini “saya berharap yang mengikuti acara pada hari ini supaya bersungguh-sungguh agar dapat memahami dalam penaganan masalah orang terlantar dan pekerja migran bermasalah di lamtim sebagai salah satu upaya penyelenggaraan kesos di mayarakat”. Pungkasnya. (CAN/END).

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *