Polsek Pugung Tetapkan Tersangka Perkelahian Tiga Warga

Januari (55) ditetapkan sebagai tersangka dan di giring ke Mapolres Tanggamus dalam kasus pertikaian antara 3 warga Pekon Rantautijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Selasa (5/11/2017).

Harianpilar.com, Tanggamus – Unit Rerskrim Polsek Pugung, Polres Tanggamus akhirnya menetapkan Januari (55) sebagai tersangka penganiayaan dalam perkelahian melibatkan 3 warga.

Peristiwa perkelahian antara 3 warga Pekon Rantau Tijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus antara Nawawi (57), Kanedi (45) dan Januari (55) yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB hari Selasa (28/11/2017) yang lalu, hingga  ketiganya harus dirawat di 3 Rumah Sakit (RS) yang berbeda akibat luka sabetan benda tajam.

“Hasil gelar perkara, dan merujuk keterangan saksi-saksi, Januari memenuhi unsur penganiayaan berat terhadap Nawawi. Januari ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Tanggamus,” kata Kapolsek Pugung Ipda Mirga Nurjuanda, S.Sos mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Selasa (5/12/2017).

Mirga Nurjuanda mengatakan, dalam perkara penganiayaan tersebut berkas penganiayaan disidik secara terpisah,  dan terhadap korban Kanedi akan disidik lebih lanjut menunggu hasil pemeriksaan saksi-saksi.

“Walaupun satu rangkaian kejadian tetapi  karena waktu kejadian terpisah sehingga dibuatkan berkas terpisah,” ujarnya.

Selanjutnya Kapolsek Pugung itu mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan tersangka, motifnya hanya ketersinggungan antara Nawawi dan kejadian tersebut terjadi secara spontanitas. Sementara terkait kondisi kesehatannya Nawawi dan Kanedi, saat ini dalam kondisi sudah membaik.

“Alhamdulillah, kondisi keduanya semakin membaik, terhadap Nawawi sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Tetapi Kanedi belum dimintai keterangan karena kondisi fisik masih dalam penyembuhan luka-luka,” jelas Ipda Mirga.

Lebih lanjut Kapolsek mengimbau guna mencegah terulangnya kejadian seperti itu, hendaknya masyarakat saling toleransi sesama tetangga

“Jika terjadi masalah lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan, lebih bagus lagi melibatkan Bhabinkamtibmas,” harapnya.

Ditambahkan Ipda Mirga Nurjuanda, guna mengantisipasi kejadian pasca ditahannya Januari, pihaknya akan memediasi untuk mendamaikan keluarga.

“Karna rumah yang berdekatan antara tersangka dan korban, kami bersama-sama para tokoh masyarakat, aparatur pekon dan Uspika akan mencari langkah terbaik sehingga tidak terjadi  pertikaian lagi dikemudian hari,” tegasnya.

Sementara untuk mempertanggung perbuatannya, Januari terancam pasal 354 ayat 1 KUHPidana junto 352 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman maksimal 8 tahun. (Agus/Mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar