Polres Tanggamus Dalami Perkelahian Tiga Warga

Polisi amankan lokasi tempat kejadian perkara (TKP) terjadinya perkelahian 3 warga di Pekon Rantautijang Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus, Rabu (28/11/2017).

Harianpilar.com, Tanggamus – Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus terus mendalami peristiwa perkelahian antara tiga warga Pekon Rantautijang Kecamatan Pugung, Tanggamus.

Perkelahian 3 warga tersebut terjadi sekira pukul 18.00 WIB hari Selasa (28/11/2017) yang lalu, dan mengakibatkan 3 orang itu harus dirawat di 3 Rumah Sakit (RS) yang berbeda akibat luka sabetan benda tajam.

Penyelidikan Kepolisian sedikit tertunda, lantaran ketiga pria yang terlibat dalam insiden tersebut masih dalam perawatan medis, sehingga belum bisa dimintai keterangan.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal Polres Tanggamus, AKP Hendra Saputra mengatakan, pihaknya belum bisa secara gamblang menjelaskan kronologi dan penyebab perkelahian dua lawan satu, yaitu antara Nawawi (59) dan Kenedi (58) versus Januari (50) tersebut.

“Kami masih terus mendalami (masalah) ini. Apa penyebab dan bagaimana kronologi kejadian, kami belum bisa menjelaskan. Karena, Nawawi, Januari dan Kenedi‎ belum bisa dimintai keterangan,” katanya saat dihubungi melalui via telepon selulernya, Rabu (29/11/2017).

Akp Hendra Saputra menyebutkan, Januari yang sempat dicari-cari petugas pasca kejadian sudah diketahui keberadaannya. Tak jauh berbeda dengan Nawawi dan Kenedi, kondisi Januari juga terluka parah akibat sabetan senjata tajam. Sebelum akhirnya keluar dari persembunyian, Januari, sempat beberapa jam bersembunyi dikediaman kerabatnya yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari hasil sementara, pengambilan keterangan para saksi, Nawawi dan Kenedi berstatus korban. Sementara Januari terduga tersangka. Tetapi itu sifatnya masih sementara, kepastiannya, menunggu Nawawi, Kenedi dan Januari apabila sudah bisa dimintai keterangan,” ‎terang Hendra.

Mantan Kapolsek Talangpadang itu juga membenarkan, polisi menemukan dua bilah golok dan satu bilah pedang trisula disekitar TKP. Diduga kuat, tiga senjata tajam itulah yang digunakan ketiganya untuk berduel. ‎Selain itu, juga didapati sebuah sandal berwarna ungu dan potongan jari tangan.‎

“Tapi kami masih belum tau, siapa menggunakan senjata tajam apa. Kalau potongan jari tangan diduga milik Kenedi. Saat ini, Kenedi berada di RS Urip Sumoharjo Bandarlampung, dalam kondisi kritis dan sudah menjalani dua kali operasi. Kakaknya, yaitu Nawawi, dalam kondisi yang sama, tetapi di RSUD Pringsewu. Sedangkan Januari berada di RS Mitra Husada, Pringsewu. Saya tegaskan, tidak ada yang meninggal dunia. Jangan percaya terhadap isu-isu yang provokatif‎,” tegas Hendra. (Agus)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *