Kejaksaan Tahan PPTK Proyek Dinas Pemukiman dan Pengairan Lampung

Dipenjara : Untung Yudoyono mantan PNS Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung saat digiring ke Kantor Kejari Tanggamus, Rabu (22/11/2017).

Harianpilar.com, Tanggamus – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus menahan mantan pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung Untung Yuwono (58) atas dugaan terlibat tindak pidana korupsi dalam pembangunan fasilitas air bersih di Pekon Tangkit Serdang Kecamatan Pugung yang dilaksanakan oleh Dinas Pengairan dan Pemukiman Provinsi Lampung, Rabu (22/11/2017).

Sebelum menahan Untung yang saat pengerjaan proyek menjabat sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), Kejari lebih dulu menjebloskan Mahbubi alias Bobi selaku pelaksana dari CV Sumber Titra Langgeng. “Untuk tersangka Mahbubi alias Bobi kita lakukan penahanan satu minggu yang lalu, sementara untuk Untung baru hari Rabu (22/11). Penahanan Untung sendiri berdasar Surat Perintah (Sprint) Nomor : PRINT-16/N.8.16/Fd.1/11/2017 tertanggal 22 November 2017,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanggamus Amrullah mewakili Plh Kepala Kejari
Tanggamus, M. Noor Ingratubun S. H, M. H.

Dijelaskan Amrullah, perkara tipikor ini berawal dari laporan masyarakat yang mengeluhkan fasilitas air bersih tidak berfungsi dengan baik khususnya saat musim kemarau tidak mengalir sama sekali.”Proyek ini sendiri dikerjakan tahun 2013 lalu dengan nilai Rp747.743.700 yang bersumber dari APBD Provinsi Lampung tahun 2013,” terangnya.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, lanjut Amrullah, pihak Intelijen langsung melakukan penyelidikan dan kemudian dilimpahkan ke Seksi Pidana Khusus (Pidsus) untuk dilakukan penyidikan. “Setelah lidik dan sidik, kami turun kelapangan dengan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung, hasilnya ternyata ada beberapa item yang tidak dikerjakan dan juga ada kemahalan harga dari kegiatan. Kerugian negara yang ditimbulkan dari proyek ini sebesar Rp169. 408.680,” ujarnya.

Untuk sementara, lanjut Amrullah, Untung Yudoyono dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Kotaagung selama 20 hari kedepan. “Kedua tersangka Bobi dan Untung kita jerat dengan Pasal 2 dan pasal 3 UU Tipikor tahun 1999 sebagaimana diubah dengan uu no 20 Tahun 2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” katanya. (Imron/Agus/Mar)

Header Banner Advertisement
Bagikan berita ini:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *